Innalillahi! Pasien Positif Corona Asal Takalar Meninggal di RS Labuang Baji

  • Whatsapp
Salah seorang pasien corona mendapatkan perawatan intensif di RS. (Int)
Salah seorang pasien corona mendapatkan perawatan intensif di RS. (Int)

MANIFESTO, TAKALAR-  Kabar duka datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji, Makassar sekitar pukul 09.00 Wita, Kamis 4 Juni 2020. S, 53, warga desa Massamaturu, kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar dikabarkan meninggal dunia setelah sebelumnya divonis terpapar virus corona atau Covid 19.     

Pasien positif yang meninggal dunia adalah Kepala Puskesmas (PKM) Tonrorita, kecamatan Biringbulu, Gowa. Meski beraktivitas di Gowa, pria yang menikah dengan perempuan di desa Massamaturu, Polut itu tercacat sebagai warga Takalar.    

Bacaan Lainnya

“Jadi barusan kita menerima kabar duka, satu pasien positif Covid 19 asal Takalar meninggal di dunia di RS Labuang Baji,” kata Ketua Gugus Covid 19 Takalar dr Rahmawati, Kamis 4 Juni 2020.  

Sebelum meninggal, almarhum dirawat secara intensif beberapa hari di RS Labuang Baji, Makassar. Saat dirawat di RS, S baru diketahui telah terpapar virus corona. Dia pertama kali diketahui terjangkit Covid 19 sejak Ahad, 31 Mei 2020.   

“Selama sakit dirawat di RS Labuang Baji, dugaannya almarhum tertular akibat trasmisi lokal di tempat kerja di Gowa,” ungkap Rahmawati yang juga Plt Kadis Kesehatan Takalar itu.

Saat dketahui tertular Covid 19 lima hari lalu, Tim Gugus Covid 19 Takalar langsung melakukan penyemprotan disinfektan terhadap rumah kerabat pasien positif di desa Massamaturu, Senin 1 Juni 2020. Tim Gugus juga langsung melacak keberadaan orang- orang yang pernah kontak fisik dengan S beberapa hari terakhir.

“Sejak kita ketahui bahwa almarhum terjangkit Covid 19, kita sudah lakukan penyemprotan disinfektan kemarin di rumah mertuanya di Massamaturu, termasuk melakukan tracking terhadap mereka yang pernah bersentuhan dengan almarhum,” terang Rahmawati. 

Editor: Azhar