Kepala PKM Asal Takalar di Gowa Positif Covid 19

Petugas Tim Gugus Covid 19 Takalar melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu rumah kerabat dekat pasien positif di desa Massamaturu, Polongbangkeng Utara, Takalar. (Ist)
Petugas Tim Gugus Covid 19 Takalar melakukan penyemprotan disinfektan di salah satu rumah kerabat dekat pasien positif di desa Massamaturu, Polongbangkeng Utara, Takalar. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Meski konsep new normal sudah akan diberlakukan di sejumlah daerah di Indonesia, tetapi penyebaran virus corona atau Covid 19 di Sulsel masih “menggila” dan belum bisa dikendalikan.

Bukan cuma warga biasa yang tertular, tetapi tenaga medis pun sangat rentan “diserang” virus berbahaya itu. Misalnya, Kepala Puskesmas (PKM) Tonrorita, kecamatan Biringbulu, Gowa, S, 48, dinyatakan positif terjangkit Covid 19, Ahad 31 Mei 2020.

Bacaan Lainnya

Warga desa Massamaturu, kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar itu saat ini sedang dirawat intensif di RS Labuang Baji, Makassar. Rahmawati mengatakan, Kepala PKM di Gowa itu diduga tertular akibat trasmisi lokal di tempat kerja di Gowa.

“Kepala PKM Tonrorita di Gowa dilaporkan positif Covid 19, tapi beralamat di desa Massamaturu, Takalar,” kata Ketua Gugus Covid 19 Takalar dr Rahmawati, Senin 1 Juni 2020.

Mendapatkan laporan ada warganya kembali tertular, Tim Gugus Covid 19 Takalar langsung melakukan penyemprotan disinfektan terhadap rumah kerabat pasien positif di Massamaturu. Tim Gugus juga langsung melacak keberadaan orang- orang yang pernah kontak fisik dengan S beberapa hari terakhir.

“Sudah kita lakukan penyemprotan disinfektan kemarin di rumah mertuanya di Massamaturu, termasuk kita lacak orang yang pernah kontak fisik dengan pasien positif,” terang Rahmawati.  

S termasuk pasien positif ke 13 yang tercatat sebagai warga Takalar. Angka ini diprediksi masih terus bertambah karena penularan Covid 19 masih cukup tinggi.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait