Milad Perdana, ITP Takalar Makin Siap Lahirkan Enterpreneur Andal

Bupati Takalar Syamsari Kitta di acara milad perdana kampus ITP Takalar, Jumat 24 September 2021. (Ist)
Bupati Takalar Syamsari Kitta di acara milad perdana kampus ITP Takalar, Jumat 24 September 2021. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Kampus Institut Teknologi Pertanian (ITP) Takalar kini genap berusia setahun pada Jumat 24 September 2021.

Milad perdana kampus yang berlokasi di Desa Campagaya. Kecamatan Galesong Selatan itu pun dipetingati dengan penandatanganan beragai memorandum of understanding (MoU) dengan berbagai pihak. Termasuk dengan dengan Universitas Terbuka (UT) untuk peningkatan mutu penyelenggaraan tri darma perguruan tinggi.

Bacaan Lainnya

Kerjasama juga dilakukan antara ITP Takalar dengan Bank BPD Sulselbar tentang penempatan dana, penatausahaan gaji dosen, dan pegawai serta fasilitas kredit, disertai pemberian CSR dari Bank BPD Sulselbar senilai Rp100 juta untuk kampus yang memiliki kerjasama khusus dengan Institit Pertanian Bogor (IPB) di Jawa Barat.

MoU juga terjalin antara ITP Takalar dengan PT. Ismut Fito Medika., PT. Tri Tunggal Perkasa, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Organisasi (ICMI Sulsel), BRI Agro Sulsel, dan PT. Berdikari Group. Kerjasama itu dilakukan untuk penguatan pendidikan, penelitian, pembiayaan, pendampingan usaha, agrobisnis sosial, farmasi, pengabdian masyarakat, serta melakukan promosi untuk mendorong ITP menjadi pilihan utama.

Dengan jalinan kerjasama sejumlah pihak, ITP kini makin siap melahirkan lulusan yang profesional plus enterpreneur andal. Bupati Takalar Syamsari Kitta, selaku pembinan Yayasan Global Panrita mengatakan,  kampus ITP adalah Entrepreneur School yang siap melahirkan bukan hanya sarjana, tetapi juga enterpreneuship.

“Di sini dilakukan pembinaan dan peningkatan kuantitas dan kualitas entrepreneur muda,
lulusannya bukan hanya menjadikan mahasiswa berijazah S1, tetapi pelopor untuk membuka dunia usaha dan lapangan kerja,” kata Syamsari di acara milad perdana itu.

Selain itu kata syamsari, kampus ini dirancang sebagai kampus berjejaring. Mereka yang kuliah di ITP akan dititipkan pada pelaku usaha atau perusahaan tertentu supaya nantinya memiliki wawasan dan siap bersaing nantinya.

“Sumber daya manusianya kita rancang untuk bisa membuka dunia usaha dan lapangan kerja sehingga lulusannya bukan hanya sekedar menjadi mahasiswa berijazah S1 tetapi melahirkan entrepreneur muda yang punya kualitas dan bisa bersaing,” ujar dia optimis.

Syamsari berharap Kampus ITP  Takalar kelak memiliki tanah abadi seluas 100 hektar yang akan dikelola secara profesional dan hasilnya bisa dimanfaatkan untuk  membiayai pengembangan kampus dan mengsubsidi mahasiswa.

Diketahui ITP Takalar berdiri pada 24 September 2020 tahun lalu bertepatan dengan Hari Tani Nasional, terdiri dari Jurusan Perairan dan Perikanan dan Nutrisi Pakan Ternak dan Bisnis Digital.

Editor: Ahmad Faiz

judul gambarjudul gambar

Pos terkait