None “Gamang” Tentukan Wakil, Zunnun Terancam Ditinggal Lagi

Irman Yasin Limpo alias None. (Int)
Irman Yasin Limpo alias None. (Int)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdun Halid sudah mengisyaratkan akan mengusung Irman Yasin Limpo alias None di Pilwali Makassar.

Nurdin pun telah mengumumkan secara resmi jika nama None direkomendasikan berdasarkan rapat Bapilu di DPP Partai Golkar. Hanya saja, None wajib menggandeng kader terbaik Golkar Sulsel, Zunnun Nurdin Halid.

Bacaan Lainnya

Dengan dukungan Partai Golkar plus Partai Amanat Nasional (PAN)\, None telah bersyarat bertarung di Pilwali Makassar. Namun, hingga kini None belum juga menentukan pasangannya.

Bahkan, None belum juga membicarakan cikal bakal pendampingnya dengan parpol pengusungnya. Ketua DPD PAN Makassar Hamzah Hamid mengaku, belum ada pembicaraan dengan mantan Kadis Pendidikan Sulsel itu terkait figur yang akan mendampinginya.  

“Sampai saat ini belum dikomunikasikan. Bahkan pak None belum memberi sinyal ke internal PAN terkait siapa yang akan mendampingi beliau,” kata Hamzah kepada wartawan di DPRD Makassar, Jumat 10 Juli 2020.

Hamzah pun mengaku, pihaknya setuju dengan siapa saja None akan berpasangan. Hanya saja, pendamping None harus membuka peluang lebih besar untuk memenangkan Pilwali Makassar lima bulan mendatang.

“Intinya calon wakil kita minimal harus bisa membuka peluang menang lebih besar,” terang Hamzah Hamid.    

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Firdaus Muhammad menilai, paket None dan Zunnun bisa saja terjadi di Pilwali Makassar. Itu jika None menginginkan rekomendasi Partai Golkar di Pilwali Makassar.

 “Paket None- Zunnun bisa saja terjadi, karena sama- sama membutuhkan, Pak None juga mungkin tidak ada jalan lain untuk maju selain dukungan Partai Golkar ditambah PAN yang telah menyatakan mendukung, itu kalau kita melihat dinamika parpol beberapa hari terakhir,” kata Firdaus kepada Manifesto, Jumat 10 Juli 2020.       

Namun, Firdaus mengatakan, duet None- Zunnun di Pilwali perlu kerja keras. Dari berbagai survey yang dirilis, elektabilitas None di bawah kandidat Moh Ramdhan Pomanto (Danny), Munafri Arifuddin (Appi), dan Syamsu Rizal (Ical).

“Survey personal None masih di bawah ketiga kandidat yang diprediksi akan bertarung, jika menggandeng Zunnun maka pertanyaannya, apakah apa bisa mengangkat popularitas dan elektabilitasnya? Saya kira perlu kerja keras,” terang Firdaus.    

Untuk itu kata Firdaus, None harus menggandeng pasangan yang bisa meningkatkan elektabilitas dan membuka peluang menang lebih besar. Tantangannya sambung Firdaus, apakah figur pendamping yang potensial seiring dengan keinginan parpol sebagai “kuasa” rekomendasi.

“Jadi saya kira dilemanya di situ dan kita tunggu saja dengan siapa Pak Irman YL akan berpasangan, dengan Zunnun atau dengan yang kandidat lain,” ujar Firdaus.

Penulis: Fadli Ramadhan

judul gambarjudul gambar

Pos terkait