Serahkan KUA-PPAS 2021, Bupati Takalar: Kita Fokus Pemulihan Ekonomi!

  • Whatsapp
Bupati Takalar Syamsari Kitta menyerahkan KUA-PPAS 2021 kepada pimpinan DPRD Takalar sebagai bahan untuk membahas APBD 2021, Senin 23 November 2020. (Ist)
Bupati Takalar Syamsari Kitta menyerahkan KUA-PPAS 2021 kepada pimpinan DPRD Takalar sebagai bahan untuk membahas APBD 2021, Senin 23 November 2020. (Ist)

MANIFESTO, TAKALAR– Bupati Takalar Syamsari Kitta menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran dan Proritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021 kepada DPRD Takalar dalam rapat paripurna yang digelar, Senin 23 November 2020.  

Dengan penyerahan KUA-PPAS ini maka DPRD akan segera melakukan pembahasan APBD 2021. DPRD Takalar pun memiliki waktu sebulan untuk melakukan pembahasan sebelum melakukan pengesahan.

Bacaan Lainnya

Usai menyerahkan rancangan APBD itu itu, Syamsari mengatakan, penyusunan KUA-PPAS merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah sebagimana diatur dalam peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah. Ia pun menyebutkan jika eksekutif dan legislatif pun memiliki tanggung jawab sama dalam suksesnya pembangunan di Takalar.

“Dalam sebuah pemerintah daerah, eksekutif dan legislatif pada hakekatnya mempunyai tanggung jawab yang sama melalui fungsi dan kewenangannya masing-masing untuk pembangunan, makanya marilah kita bersinergi dalam rangka mencapai keberhasilan pelaksanaan pembangunan pada 2021 mendatang,” kata Syamsari dalam paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya itu.

Dalam rancangan APBD itu, Syamsari mengatakan, pihaknya fokus untuk perbaikan ekonomi pasca pandemi yang “menghajar” Indonesia tahun ini. Ia pun berharap pembangunan yang sempat tertunda pada 2020 bisa kembali berlanjut untuk kesejahteraan masyarakat Takalar.   

“Kita mendorong kiranya APBD tahun 2021 semakin baik di tengah pandemi covid-19 dengan melakukan pembangunan, tapi juga diikuti dengan upaya perbaikan dan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik sehingga ekonomi kita bisa kembali stabil,” terang mantan anggota DPRD Sulsel dua periode itu.

Syamsari pun berharap pandemi covid-19 ini dapat segera berakhir agar pengalokasian anggaran untuk pemulihan ekonomi bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi pada 2021. “Pada intinya kita fokus kepada pemulihan ekonomi sehingga pembangunan bisa  berjalan dan semua yang kita programkan dalam RPJMD bisa kita wujudkan,” ungkap Bupati yang dikenal inovatif itu. 

Keakraban antara Bupati Takalar bersama pimpinan OPD dan pimpinan serta anggota DPRD terlihat saat paripurna berlangsung. Tak ada lagi ketegangan di antara eksekutif dan legislatif usai pengajuan hak interpelasi dan hak angket yang sempat dilayangkan DPRD terhadap Bupati Takalar pada September dan Oktober lalu.   

Pengajuan hak interpelasi dan hak angket oleh DPRD Takalar berakibat tak dibahasnya APBD Perubahan 2020.  

Editor: Azhar