Wacana Musdalub, Rahman Pina: Jangan Bikin Gaduh, Musda Golkar Setelah Pemilu dan Pilkada 2024

  • Whatsapp
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR– Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulawesi Selatan, Rahman Pina, tak ingin menanggapi wacana musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) yang digulirkan wakil ketua umum DPP Golkar, HM Nurdin Halid, untuk mengganti Taufan Pawe.

“Itu issue lama, sejak pak Taufan Pawe terpilih jadi ketua Golkar Sulsel memang selalu diganggu dengan beragam intrik dan issu. Dulu katanya tidak akan ada SK. Begitu ada SK keluar, dikembangkan lagi bahwa tidak mungkin dilantik. Tapi setelah dilantik dan pak Taufan bekerja baik, issu baru muncul lagi bahwa akan ada Musdalub. Pokoknya seperti cerita bersambung ,” kata Rahman Pina usai menghadiri kunjungan kerja di SMAN 8 Bulukumba, Jumat 1 Juli 2022.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi E DPRD Sulsel ini menegaskan, wacana Musdalub Golkar Sulsel tersebut tidak akan pernah terjadi karena tak ada dukungan dari DPP dan pemilik suara.

“Janganlah terus menebar issu dan bikin gaduh, musda itu agendanya setelah Pemilu dan Pilkada 2024. Kalau pun ada yang kurang dari kepengurusan ini, itulah tugas kader membantu ketua, bukan di luar teriak teriak,” katanya.

Legislator yang sudah tiga periode duduk di legislatif ini berpendapat, wacana Musdalub yang terus digembor gemborkan itu, sesunguhnya cuma ada di media online. Tak ada dukungan dari ketua ketua Golkar di daerah, maupun dari AMPG dan KPPG yang punya suara.

“Hanya diteriakkan di media online oleh orang yang tak punya suara, sekarang harusnya kita fokus agar Partai Golkar bisa menang di Pemilu 2024 di semua tingkatan,” katanya lagi.

Sebelumnya Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam pertemuan dengan Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe, sudah menegaskan tak ada Musdalub di Golkar Sulsel.

Editor; Azhar

  • Whatsapp

Pos terkait