MANIFESTO, TAKALAR– 18 tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga medis di Takalar kembali dinyatakan terpapar corona, Minggu 12 Juli 2020.
Dari jumlah itu, 12 nakes yang positif bertugas di Puskesmas Mappakasunggu. Sisanya, nakes bertugas di RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle dan Puskesmas Bulukunyi, kecamatan Polombangkeng selatan. Diduga mereka tertular dari sesama nakes yang terjangkit corona, tetapi tanpa gejala.
“Benar, hari ini 18 nakes kita dinyatakan terpapar corona, mayoritas bertugas di PKM Mappakasunggu dan Bulukunyi, sisanya bertugas di RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle, dugaannya mereka tertular dari sesame nakes yang positif, tetapi tanpa gejala,” kata Ketua Harian Gugus Covid Takalar dr Rahmawati, Minggu 12 Juli 2020.
Untuk mencegah penularan lebih meluas, Tim Gugus segera membawa nakes yang positif ke Makassar untuk menjalani karantina. Malam ini dikabarkan sudah 8 nakes yang diantar ke salah hotel di Makassar untuk menjalani masa isolasi mandiri.
“Jadi malam ini kita sudah antar 8 nakes ke Makassar untuk karantina, sisanya besok, ini untuk mencegah penularan yang lebih meluas,” kata Rahma.
Rahma mengatakan, selain fokus membawa pasien positif untuk menjalani karantina di Makassar, Tim Gugus juga sementara menyiapkan waktu untuk melakukan tracking ke mereka yang pernah kontak fisik dengan pasien positif.
“Kita pasti lakukan tracking sebagai bagian dari pencegahan, tapi dengan pertambahan ini kami imbau warga agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan sebagai bagian dari cara menghindari penularan Covid 19,” terang Rahma.
Sampai saat ini, jumlah kasus positif di Takalar sudah di angka 127. Dari angka itu, hanya 8 orang yang dirawat, sisanya menjalani masa karantina.
Editor: Azhar



