MANIFESTO, TAKALAR– Sebagai daerah yang juga terkena dampak penyebaran virus Covid-19, Kabupaten Takalar mendapatkan bantuan jaring pengaman sosial dari Pemerintah Provinsi Sulsel dalam bentuk sembako.
Bantuan tersebut diantarkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Sulsel Agustinus Appang dan diterima oleh Bupati Takalar Syamsari bersama Dandim 1426/Takalar Letkol Inf. Ilham Yunus, Kepala Dinas Sosial Takalar Dirham, Kepala Dinas Kesehatan dr. Rahmawati, dan Direktur RSUD Padjonga Dg Ngalle dr Asriadi Ali, Jumat 17 April 2020.
Masing-masing bantuan berupa beras 13 ton, indomie 1.300 dos, ikan sarden 83 dos @ 48 kaleng, gula 2922 kg, terigu 1.300 kg, telur 1.300 rak, minyak goreng 216 dos @ 12 ltr, APD 15 set, hand sanitiser 3 bal @ 162 btl, masker, penyemprot disinfektan 5 buah, serta cairan disinfektan 60 liter.
Untuk bantuan sembako yang berasal dari Pemprov ini diperuntukkan bagi warga miskin dan masuk dalam daftar basis data terpadu (BDT) di Takalar. Sedangkan warga yang terkena dampak ekonomi karena Covid 19, bantuannya masih bersumber dari dana APBD.
“Ketentuan ini berlaku hingga keluar kebijakan yang baru lagi dari kementrian sosial,” kata Kadis Sosial Prov. Sulsel Agustinus Appang usai menerima bantaun sembako dari Pemprov Sulsel.
Sementara itu, dari Pemerintah kabupaten Takalar saat ini telah menyiapkan bantuan jaring pengaman sosial berupa sembako untuk pasien yang diisolasi selama masa isolasi berlangsung serta antisipasi bagi pekerja yang terkena dampak PHK akibat penyebaran covid-19 ini.
Editor: Azhar



