Program Mega Syariah Berbagi Sasar Empat Kecamatan di Makassar

MANIFESTO, MAKASSAR– Program Mega Syariah Berbagi Makanan Untuk Negeri kembali dilaksanakan di beberapa kelurahan pada 4 Kecamatan di Kota Makassar, Sabtu 16 Mei 2020.

Empat kecamatan yang dijadikan lokasi berbagi yakni, Kecamatan Biringkanaya di Kelurahan Sudiang dan Bakung, Kecamatan Manggala di Kelurahan Manggala dan Biring Romang, Kecamatan Panakkukang di Kelurahan Paropo dan Pandang, dan Kecamatan Rappocini di Kelurahan Banta-Bantaeng.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan hari kedua pembagian makanan buka puasa yang lakukan di Makassar,” ujar Sekretaris Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kota Makassar, Asrijal.

Sebelumnya Kamis 14 Mei, kegiatan ini dilaksanakan di 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Tamalate di Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Mariso di Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mamajang di Kelurahan Mamajang Luar dan Bontolebang, Kecamatan Ujung Pandang di Kelurahan Pisang Selatan dan Kecamatan Makassar di Kelurahan Barana.

Pada kesempatan ini dihadiri langsung oleh Khadijah selaku Kepala Pimpinan Cabang Bank Mega Syariah Wilayah Makassar dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Makassar KH. Kaswad Sartono.

Program berbagi 100.000 makanan untuk negeri dari Bank Mega Syariah ini dilaksanakan di sejumlah kota besar seluruh Indonesia, dan Lazisnu Sulawesi Selatan mempercayakan kepada Lazisnu Kota Makassar untuk mendistribusikan makanan buka puasa kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkannya.

“Ini program Mega Syariah Berbagi 100.000 makanan untuk negeri, dilaksanakan beberapa kota besar seluruh Indonesia. Untuk Kota Makassar mendapatkan kuota 4.500 dos makanan buka puasa,” kata Pimpinan Cabang Bank Mega Syariah wilayah Makassar, Khadijah

Sementara itu, terkait dengan penyediaan makanannya diambil dari beberapa warung yang selama ini merupakan UKM Mitra Binaan Keluarga Maslahat PCNU Kota Makassar. Karena tujuan lain dari program ini adalah menghidupkan UKM-UKM yang ada, khususnya yang terkena dampak dari adanya wabah Covid-19, ujar Asrijal yang juga mantan Ketua IPNU Kota Makassar ini.

“Semua ini yang pasti UKM seperti warung-warung makan terkena dampak agar tetap ekonominya berputar dan hidup makanya program ini laksanakan atas kerjasama Mega Syariah dan Lazisnu,” terang Asrijal.

Asrijal Syarifuddin mengatakan bahwa pembagian makanan buka puasa ini akan menyasar 15 Kecamatan. Pendistribusiannya akan melibatkan MWC NU dan Badan Otonom NU sekota Makassar.

Program pembagian makanan buka puasa ini, kata Asrijal ditarget berakhir pada hari ke 27 Ramadhan yang akan datang.

Editor: Azhar

Pos terkait