LKPj Bupati, Syamsari Fokus Pemanfaatan Aset Daerah

Bupati Takalar Syamsari Kitta usai membacakan LKPj tahun anggaran 2019 di DPRD Takalar, Selasa 7 Juli 2020. (Ist)
Bupati Takalar Syamsari Kitta usai membacakan LKPj tahun anggaran 2019 di DPRD Takalar, Selasa 7 Juli 2020. (Ist)

MANIFESTO, TAKALAR– Bupati Takalar Syamsari Kitta menjelaskan pentingnya memanfaatkan semua asset daerah di tengah pandemic saat ini. Hal itu diungkapkan Syamsari saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019 di depan anggota DPRD Takalar, Selasa 7 Juli 2020.

Pemanfaatan asset daerah bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ini dilakukan untuk mengantisipasi berkurangnya anggaran dari pusat ke daerah karena beberapa kegiatan seperti ekspor import saat ini dihentikan selama wabah corona.

Bacaan Lainnya

“Tantangan kita kedepan ialah bagaiamana menghasilkan PAD dengan memaksimalkan asset-asset yang ada. Kalau kita tidak memanfaatkan asset yang ada maka kita memprediksi tahun depan anggaran dari pusat tidak ada karena tidak ada aktivitas ekspor import selama pandemi ini,” kata Syamsari.  

Ia menegaskan, jika situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Jika Pemda tidak kreatif, maka pendapatan yang akan digunakan membangun daerah akan menurun.

“Inilah tantangan kita bersama kedepannya. Jika kita semua tidak berusaha memaksimalkan PAD maka level pendapatan kita  akan menurun,” ujar Syamsari.

Penataaan dan pemanfaatan asset kata dia, sekaligus sebagai langkah untuk memperbaiki opini BPK dari wajar dengan pengecualian (WDP) ke wajar tanpa pengecualian (WTP). Pemerintah Provinsi Sulsel pernah melakukannya secara maksimal sehingga mampu menaikkan opini Provinsi Sulsel dari WDP ke WTP di era kepemimpinan Gubernur Syahrul Yasin Limpo.

“Kita harus memikirikan bagaiamana cara untuk memanfaatkan aset tercatat yang ada untuk menghasilkan PAD. Hal ini juga pernah kita rancang dan dengan usaha maksimal berhasil meningkatkan PAD Provinsi dan mendapat predikat WTP pada era kepemimpinan Gubernur Syahrul Yasin Limpo,” terang mantan anggota DPRD Sulsel itu.  

Syamsari mengatakan, upaya meraih WTP adalah tanggung jawab semua komponen pemerintahan. Selain eksekutif, legislatif dan yudikatif harus dilibatkan untuk mempercepat penataan dan pemanfaatan asset daerah.

“Jadi. Perjalanan untuk meraih wtp adalah tanggung jawab kita bersama.  Oleh karena itu mari kita bersama-sama untuk keberhasilan daerah kita.  Tapi sistem pemerintahan kita yang berhasil kalau kita bisa meraih WTP,”  ujar Syamsari.

Editor; Azhar

Pos terkait