Realisasi P22, Pemkab Takalar Kini Siapkan Bantuan Modal Untuk UMKM

MANIFESTO, TAKALAR– Pemkab Takalar bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Perbankan kini menyiapkan bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pelaku UMKM bisa mendapatkan bantuan modal usaha atau kredit usaha rakyat dengan bunga sangat rendah dengan sertipikat tanah sebagai anggunan. Program ini berjalan setelah Pemkab Takalar bersama BPN dan Perbankan meneken Memorandum of Understanding (MoU) akhir Agustus lalu.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah meneken MoU dengan Pemkab Takalar dan Perbankan untuk memberikan bantuan kepada pelaku UMKM, dengan anggunan sertpikat tanah pelaku UMKM akan mendapatkan bantuan dengan bunga sangat rendah,” kata Kepala Kanwil BPN Sulsel Bambang Priono kepada wartawan saat mengunjungi pelaku UMKM di desa Topejawa, kecamatan Mangarabombang, Takalar Kamis 8 Oktober 2020.

Dalam kunjungan ini, Kepala BPN Sulsel didampingi Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, Kepala Kejati Sulsel Firdaus Weldimar dan Bupati Takalar Syamsari Kitta.

Ia mengatakan, tugas BPN adalah memastikan warga memiliki sertipikat atas tanah yang dimilikinya. Selanjutnya, sertipikat itu dijadikan anggunan untuk mendapatkan modal usaha dari Perbankan.

“BPN tugasnya menyelesaikan sertipikat tanah warga sedang pemerintah melakukan pembinaan dan mengawal usaha warga agar berjalan dengan baik sehingga bermuara kepada peningkatan kesejahteraan, dengan begitu kredit menjadi tidak macet,” terang Bambang.

Bupati Takalar Syamsari Kitta yang mendampingi Kepala BPN Sulsel mengatakan, kerjasama dengan instansi vertikal (BPN dan Perbankan) untuk pemberdayaan UMKM merupakan hal baru dan berbeda. Dengan kemudahan akses bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan bantuan modal maka akan bisa mempercepat peningkatan kesejahteraan warga.

“Bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh warga untuk mengembangkan UMKM, bunganya sangat rendah dan kita akan terus membina dan senantiasa melakukan penyuluhan agar usaha yang dirintis dan dijalankan oleh warga berjalan dengan baik,” kata anggota DPRD Sulsel dua periode itu.

Ia pun mengaku jika sejumlah pelaku UMKM Takalar telah mengusulkan untuk mendapatkan bantuan lewat program ini. Kegiatan ini sebagai bagian dari program pemberian bantuan bagi pelaku UMKM yang telah digagas Syamsari Kitta bersama Achmad Se’re di awal pemerintahannya akhir 2017 lalu.

Editor: Azhar

Pos terkait