MANIFESTO, PAREPARE – Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Kota Parepare, berjalan lancar. Sejak dicanangkan oleh Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe pada 2 Februari 2021 hingga Rabu, 10 Februari 2021, terdata sudah 1584 atau 77,23 persen tenaga kesehatan (Nakes) yang divaksinasi.
Sementara jumlah tenaga kesehatan yang mendatangi Fasilitas Kesehatan (Faskes) untuk divaksin mencapai 2268 orang. Padahal jumlah tenaga kesehatan sasaran vaksin terdata hanya 2051 orang.
Namun ada yang ditunda pemberian vaksinnya 407 orang, dan tidak diberikan vaksin 277 orang.
Hal ini diungkap Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Vaksinasi Dinas Kesehatan Kota Parepare, Jumardin, Rabu, 10 Februari 2021.
Setelah vaksinasi tahap pertama, kata Jumardin, selanjutnya vaksinasi tahap kedua dijadwalkan pada 16 Februari 2021. “Iya 14 hari setelah vaksinasi tahap pertama pada tanggal 2 Februari 2021, vaksinasi tahap kedua 16 Februari 2021,” ungkap Jumardin.
Saat pencanangan vaksinasi tahap pertama, 2 Februari 2021, ada 13 unsur Forkopimda dan pejabat Pemkot Parepare yang sedianya disuntik vaksin perdana. Namun 4 orang tidak lolos skrining, sehingga hanya 9 yang divaksin. Dandim 1405 Mallusetasi Letkol Czi Arianto Wibowo, Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah, Asisten I Pemkot Parepare Amina Amin menjadi 3 pejabat yang disuntik vaksin perdana menandai pencanangan vaksinasi.
“Jangan takut divaksin. Vaksin ini telah diuji oleh para ahli dan sudah direkomendasi oleh BPOM dan MUI,” pesan Wali Kota Parepare Taufan Pawe saat pencanangan.
Karena itu, Taufan Pawe mengajak seluruh elemen masyarakat di Parepare untuk bersama-sama mensukseskan vaksinasi Covid-19.
Editor: Azhar



