MANIFESTO, MAKASSAR– Menjadi kepala daerah tentu akan membuat orang memiliki kuasa dan harta bergelimangan. Meski untuk duduk di posisi tersebut membutuhkan pengorbanan harta yang tidak sedikit seiring dengan makin mahalnya biaya pemenangan di pentas pemilihan kepala daerah (pilkada).
Lantas bagaimana posisi kekayaan kepala daerah di Sulsel? Berdasarkan informasi pengumuman harta kekayaan penyelenggara negara yang tercantum dalam situs e-Announcement LHKPN KPK, Selasa, (14/9/2021), dari 25 kepala daerah mulai dari Plt Gubernur Sulsel hingga Bupati dan Walikota menunjukkan beberapa data yang cukup mencejutkan.
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman hanya menempati urutan ke 14. Di bawah dari Bupati dan Walikota yang notabene bawahannya itu. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf masih kokoh di urutan pertama kekayaan tertinggi dengan kekayaan sebesar Rp287.551.712.165 per 5 November 2019.
Hanya saja, Andi Utta sapaan Andi Muchtar Ali Yusuf belum melaporkan harta kekayaannya ketika ia menjabat sebagai bupati. Laporan terakhirnya hanya ketika ia akan mencalonkan sebagai Bupati di Bulukumba.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto atau yang lebih dikenal Dany Pomanto rupanya menduduki urutan kedua tertinggi. Kekayaan Danny disampaikan pada 20 April 2021 lalu setelah dia menjabat sebagai Wali Kota di periode kedua.
Selanjutnya, Wali Kota Pare-Pare, M Taufan Pawe menduduki urutan ketiga. Meskipun selisih harta dengan kedua pejabat di atas sangat jauh. Laporan secara berkala pada 31 Desember 2020 lalu, kekayaan Taufan Pawe sebesar Rp36.205.215.663.
Sedangkan, kepala daerah dengan kekayaan terendah diduduki oleh Bupati Sidrap, Dollah Mando, sebesar Rp1.194.711.483 per 31 Desember 2020.
Berikut daftar lengkap Kekayaan para kepala daerah di Sulsel dari yang tertinggi ke terendah berdasarkan laporan terakhir:
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, 5 November 2019 saat akan mencalonkan sebesar Rp287.551.712.165
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, per 20 April 2021, Rp204.578.714.749
Wali Kota Pare-Pare, M Taufan Pawe, 31 Desember 2020, Rp36.205.215.663
Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Ashapa, 31 Desember 2020, Rp35.528.000.000
Bupati Enrekang, Muslimin Bando, 31 Desember 2020, Rp30.937.000.000
Bupati Takalar, Syamsari Kitta, 31 Desember 2020, Rp17.577.929.929
Bupati Soppeng, A. Kaswadi Razak, 31 Desember 2020, Rp12.832.956.087
Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, 31 Desember 2020, Rp11.734.007.510
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, 31 Desember 2020, Rp11.273.966.289
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, 31 Desember 2020, Rp10.423.034.722
Wali Kota Palopo, M Judas Amir, 31 Desember 2020, Rp10.298.585.109
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, 31 Desember 2021, Rp9.693.992.799
Bupati Kepulauan Selayar, Muh Basli Ali, 31 Desember 2020 Rp8.157.655.849
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, 31 Desember 2020, Sulaiman Rp7.677.490.663,
Bupati Bantaeng, Ilham Syah Aizikin, 31 Desember, 2019 Rp7.211.643.843
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, 15 Agustus 2020, Rp6.742.571.000
Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, 2 September 2020, Rp5.908.000.000
Bupati Maros, Chaidir Syam Rp5.797.039.539, 31 Desember 2019, laporannya terakhir ketika menjabat Wakil Ketua DPRD Maros
Bupati Barru, Suardi Saleh, 31 Desember 2020, Rp5.119.044.610
Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, 31 Desember 2020, Rp4.887.653.902
Bupati Luwu, Basmin Mattayang, 31 Desember 2020, Rp4.445.780.000
Bupati Wajo, Amran Mahmud, 31 Desember 2020, Rp3.132.540.047
Bupati Tana Toraja,Theofilus Allorerung, 31 Desember 2020, Rp2.836.644.057
Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim, 29 Maret 2021, Rp2.164.566.054
Bupati Sidrap, Dollah Mando, 31 Desember 2020, Rp1.194.711.483,
Editor: Azhar


