Pernyataan Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulsel agar Kontrak Karya (KK) PT. Vale Indonesia tidak diperpanjang adalah statemen politis yang perlu diperhatikan secara serius. Statemen itu muncul karena dilatari oleh konflik yang terjadi terus menerus antara perusahaan dan warga setempat.
Selaku legislator provinsi, statemen Rahman Pina seharusnya menjadi bahan pertimbangan, baik bagi PT. Vale maupun bagi segenap stakeholder terkait untuk duduk bersama dengan kepala dingin agar dicapai solusi strategis yang menguntungkan semua pihak.
Terutama buat manajemen PT. Vale, pernyataan keras dari Rahman Pina perlu disimak dan dijadikan masukan agar tidak lagi terjadi di masa mendatang. PT. Vale harus memaksimalkan fungsi strategis Corporate Affairs yang selama ini tidak maksimal dalam melakukan engagement.
Sebagai representasi perusahaan dalam menjamin government license dan social license to operate, Corporate Affairs harus mampu memgemban peran sebagai duta perusahaan dalam menjalin hubungan baik dengan stakeholder kunci baik di level lokal, provinsi dan nasional.
Beberapa rekomendasi berikut yang perlu dipertimbangkan. Pertama, sangat urgen bagi PT. Vale untuk meredesain strategi komunikasi dengan pemangku kepentingan. Pemetaan stakeholder perlu dilakukan agar pemahaman komprehensif tentang dinamika eksternal perusahaan dapat dipotret dengan komprehensif.
Kedua, menempatkan profesional yang benar-benar menguasai seni dan pengetahuan tentang hubungan pemerintah dan masyarakat. Posisi kunci di Corporate Affairs hendaknya dikomandoi oleh mereka yang kompeten, bukan didasari oleh kepentingan pragmatis internal perusahaan.
Ketiga, PT. Vale harus menyadari bahwa Corporate Affairs bukan departemen kelas dua sehingga posisi kunci dipegang oleh mereka yang tidak berkarir dari awal atau sama sekali tidak punya ekaposure tentang hubungan eksternal. Posisinya yang strategis harus diisi oleh mereka yang benar-benar ahli di bidangnya.
Tantangan dunia pertambangan ke depan akan semakin kompleks. Tanpa perubahan paradigma dalam menangani isu-isu eksternal, PT. Vale akan selalu menghadapi masalah yang sama secara berulang.
Sosiolog Unhas Dr Sawedi Muhammad



