MANIFESTO, MAKASSAR – Konsulat Jenderal India dan Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda Bali bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan menggelar perayaan Hari Yoga Internasional ke-9 di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (24/6/2023). Ditargetkan paling tidak ada 500 warga yang akan berpartisipasi dari berbagai latar belakang.
Perayaan Hari Yoga Internasional di Makassar ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya sukses digelar pada 2019. Namun demikian, kegiatan ini merupakan yang perdana usai pandemi Covid-19 melanda. Olehnya itu, diprediksi bakal banyak warga yang tertarik berpartisipasi, karena tahu yoga merupakan aktivitas yang menyehatkan fisik dan mental.
“Ini merupakan perayaan kedua di Makassar, tapi pertama setelah pandemi Covid-19. Target peserta tidak kurang 500,” kata dia, saat konferensi pers soal persiapan kegiatan di Baruga Angin Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jumat (23/6/2023).
Neeharika menjelaskan Hari Yoga Internasional mulai dirayakan sejak 2015 di India dan kini telah dirayakan di berbagai belahan dunia. Publik kian menyadari manfaat yoga, bahkan kini telah menjadi gaya hidup.
Pemilihan Makassar, ia mengimbuhkan karena melihat perkembangan dan respons publik terhadap aktivitas yoga yang sangat positif. Ditambah lagi, kata dia, pemerintah daerahnya menyambut baik. Saat kunjungan pada Februari lalu, dimana dirinya bertemu Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, pihaknya mengusulkan dan diterima dengan baik.
Direktur Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda Bali, Naveen Meghwal, menyampaikan animo masyarakat terhadap yoga semakin tinggi dari waktu ke waktu. Terlebih, setelah pandemi Covid-19 melanda, dimana publik semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan fisik maupun mental.
Perayaan Hari Yoga Internasional memang menjadi momentum untuk semakin mempopulerkan yoga. Olehnya itu, Naveen menyebut perayaan Hari Yoga Internasional tidak sebatas dilakukan pada hari H yakni 21 Juni. Kegiatan di Makassar menjadi rangkain, bahkan di Bali digelar roadshow di 8 kabupaten dan 1 kota.
“Kami ingin menyebarkan pesan bahwa yoga itu tidak sulit seperti yang dibayangkan. Semua umur bisa melakukan yoga dan ini tidak memandang agama atau kepercayaan,” tegasnya.
Editor: Azhar


