Dari Arteria, Masinton, hingga Ruhut Sitompul, Ini Deretan Caleg Tenar PDI-P Gagal Lolos ke DPR RI

MANIFESTO, JAKARTA- Menyandang predikat sebagai bintang alias caleg tenar tak menjamin mudah untuk lolos ke DPR RI. Seperti yang dialami sederet caleg tenar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang rontok di Pemilu 14 Februari 2024 lalu.

Berikut sejumlah kader PDI-P yang diperkirakan tidak lolos berdasarkan hasil hitung suara Komisi Pemilihan Umum (KPU):

Bacaan Lainnya
  1. Arteria Dahlan. Arteria Dahlan merupakan salah satu politikus PDI-P yang dikenal vokal selama berada di Komisi III DPR RI periode 2019-2024. Namun, dalam Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2024, Arteria dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur (Jatim) VI berpotensi gagal melenggang ke Senayan. Dapil Jatim VI sendiri terdiri dari Tulungagung, Kabupaten dan Kota Blitar, serta Kabupaten dan Kota Kediri. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilansir KPU Jawa Timur, Arteria hanya mendapatkan 62.242 suara yang membuatnya berada di urutan ketiga di bawah caleg PDI-P lain. Perolehan suara Arteria di bawah pendatang baru, yakni Pulung Agustanto yang memperoleh 165.869 suara serta Sri Rahayu dengan 111.284 suara.
  2. Ruhut Poltak Sitompul yang kerap wara wiri di televisi berpotensi gagal juga ke senayan. Berdasarkan data yang dilansir KPU Sumatera Utara, jumlah suara yang sah untuk pemilihan anggota DPR RI dapil Sumut 1 adalah 2.804.813 suara. Dari total itu, Ruhut Sitompul meraih 14.551 suara. Jumlah suara ini membuat Ruhut berada di urutan ke tujuh di partainya, PDIP. Untuk di posisi pertama caleg PDIP dari dapil Sumut 1 diisi Sofyan Tan yang memperoleh 279.334 suara.
  3. Masinton Pasaribu. Masinton juga diprediksi gagal menjadi anggota DPR RI dari Dapil DKI Jakarta II. Anggota Komisi III DPR RI ini berada di urutan kedua kader PDI-P dengan meraih 44.243 suara, tepat di bawah Once Mekel. Caleg PDI-P sendiri saling bersaing untuk memperebutkan jatah satu kursi DPR RI dari Dapil DKI Jakarta II.
  4. Eriko Sotardugapo. Politikus PDI-P yang menjabat sebagai anggota DPR RI sejak 2009, Eriko Sotardugapo, berpotensi gagal menduduki kursi legislatif kembali. Caleg dari Dapil DKI Jakarta II ini terpantau memperoleh 40.880 suara, di bawah Masinton Pasaribu dan Once Mekel. LLantaran PDIP mendapatkan satu jatah kursi dari dapil ini, kemungkinan besar Once Mekel yang akan melenggang ke Senayan.
  5. Johan Budi. Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi berpotensi terlempar dari kursi anggota DPR RI dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 Politikus PDI-P ini kembali mencalonkan diri di Dapil Jatim VII, daerah yang mengantarnya ke kursi anggota Komisi II DPR RI 2019-2024. Dapil Jatim VII sendiri meliputi Kabupaten Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, serta Trenggalek. Sayangnya, pada pileg tahun ini, Johan Budi tercatat memperoleh 37.986 suara, di bawah caleg separtainya, seperti istri Bupati Trenggalek Novita Hardini, serta dan mantan Bupati Ngawi Budi Sulistyono.
  6. Trimedya Panjaitan, yang meniti karier di DPR RI selama hampir empat periode berturut-turut, berpotensi gagal kembali menduduki kursi dewan. Politikus PDI-P ini maju dari Dapil Sumatera Utara II yang meliputi Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Nias Barat, Nias Utara, dan Kota Gunungsitoli. Trimedya tercatat hanya meraup 19.870 suara dan berada di urutan ketiga di antara caleg PDI-P. Hanya ada dua jatah kursi, dia kalah dari Rapidin Simbolon dengan 32.2289 suara dan petahana Sihar Sitorus yang meraih 22.962 suara.
  7. Kris Dayanti. Penyanyi kondang dan politikus PDI-P, Kris Dayanti, menjadi caleg selanjutnya yang berpotensi gagal melaju ke Senayan. Anggota DPR RI periode 2019–2024 ini bersaing untuk Dapil Jatim V yang meliputi Malang Raya dan tercatat memperoleh 70,111 suara. Namun, dia tidak lolos karena perolehan kursi PDI-P berkurang imbas menurunnya perolehan suara partai secara nasional pada Pileg 2024.
  8. Djarot Saiful Hidayat. Eks Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berpeluang gagal menjadi anggota DPR RI di Pemilu 2024. Djarot bertarung untuk Dapil Sumatera Utara III yang meliputi Binjai, Langkat, Asahan, Tanjung Balai, Batubara, Simalungun, Pematang Siantar, Tanah Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat. Sayangnya, Djarot yang meraih 54.366 suara harus puas berada di posisi keempat dari sepuluh caleg PDI-P.
  9. Junimart Girsang Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang, juga berpotensi kehilangan kursi anggota dewan dalam Pemilu 2024. Maju untuk Dapil Sumatera Utara III, Junimart menempati posisi ketiga suara tertinggi di partainya dengan total 75.401 suara.

Editor: Rahmat

Pos terkait