MANIFESTO, JAKARTA- Ada pernyataan menarik disampaikan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bachtiar Baharuddin, saat menggelar buka puasa bersama dengan masyarakat asal Sulawesi Selatan di Hotel Grand Sahid Jaya di Jakarta, Senin (01/04/2023).
Saat menyampaikan sambutan, Pj Gubernur Sulsel asal Bone ini, ia memperkenalkan satu- satu tokoh asal Sulsel yang kini berkiprah di Jakarta. Salah satu yang menarik perhatian tamu yang hadir adalah kemunculan Kabaharkam Mabes Polri, Komjen Dr Pol Fadil Imran. Setiap namanya disebut, gemuruh tepuk tangan terdengar dari hadirin yang datang.
“Tidak ada kota sebesar Makassar yang terdekat dengan IKN. Dengan terbentuknya IKN, kita semua harus mengubah pikiran bahwa Indonesia berubah, lanskap ekonomi berubah, lanskap sosial berubah. Makassar adalah kota terbesar yang dekat dari IKN,” katanya penuh semangat.
Ia kemudian mengurai satu- satu potensi Sulsel di masa depan, termasuk membuka peta baru ekonomi Sulsel yang akan dilintasi menuju IKN. “Pulang meki kampung. Sudah waktunya membangun dan investasi di Sulawesi Selatan, selama ini Sulsel salah urus,” katanya.
Ia kemudian melirik ke arah tempat duduk Fadil Imran yang berdampingan dengan wakil Ketua MPR RI, Amir Uskara yang juga hadir di acara itu.
Selain Fadil dan Amir Uskara, ratusan tokoh asal Sulsel hadir memenuhi ballroom Hotel Sahid Jaya. Di antaranya Tenri Abeng, hampir semua anggota DPR RI, pengurus KKSS, semua bupati dan walikota se Sulsel, anggota DPRD Sulsel, Kapolda, Pangdam dan seluruh unsur Forkopimda.
Namun, tak ada Mentan Andi Amran Sulaiman maupun Andi Sudirman Sulaiman hadir hingga acara usai. “Alhamdulillah, kita hari ini bisa berkumpul dengan masyarakat Sulsel di rantauan, khususnya yang ada di Jakarta bersama dengan pemerintahan daerah di Sulsel,” kata Bahtiar Baharuddin melanjutkan sambutannya.
Hadirnya Fadil Imran dalam acara buka puasa termasuk, memang menarik perhatian lantaran jenderal polisi bintang tiga ini disebut sebut sebagai kandidat kuat penantang Andi Sudirman Sulaiman dalam Pilkada gubernur Sulsel 2024. Meski ia belum pernah menyampaikan kesiapannya maju, tapi namanya tetap masuk dalam bursa kandiat calon gubernur terkuat dalam polling dan berbagai survey.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Rahman Pina yang hadir bersama anggota DPRD Sulsel lainnya, memuji sosok Fadil sebagai aset Sulsel di level nasional. “Tak banyak orang asal Sulsel yang bisa punya karier di kepolisian secemerlang Jend Fadil. Ini kebanggaan, kita berharap beliau bisa sampai puncak karuer bintang empat,” kata Rahman Pina.
Ditanya terkait kemungkinan Fadil maju di Pilgub Sulsel, politisi Golkar yang sudah empat periode terpilih di DPRD Sulsel dan kota Makassar ini enggan berspekulasi. “Saya belum tahu kalau ada keinginan itu. Tapi kalau beliau betul maju, ini bisa mengubah peta politik Sulsel,” katanya.
Ia juga enggan mengomentari ketika ditanya soal peluang menjadi usungan partai Golkar dalam Pilgub Sulsel mendatang. Meski demikian, Rahman Pina mengakui Fadil punya kedekatan khusus dengan elite elite Golkar pusat maupun daerah.
“Sebagai tokoh nasional pasti punya relasi dengan elite partai nasional,” ujarnya singkat.
Selain Fadil Imran, sejumlah nama telah bersiap siap menatap Pilgub Sulawesi Selatan. Diantaranya Andi Sudirman Sulaiman, Rusdi Masse, Nurdin Halid, Andi Iwan Darmawan Aras, Taufan Pawe, Ilham Arief Surajuddin, Adnan Purictha Ichsan, Indah Putri Indriyani, Danny Pomanto. Bahkan belakangan nama Pj Gubernur Sulsel, Bachtiar Baharuddin masuk dalam daftar figur potensial. Hanya saja dalam berbagai kesempatan ia mengatakan hanya ditugaskan jadi Pj Gubernur Sulsel.
Editor: Azhar



