MANIFESTO, MALILI– Bakal Calon Gubernur Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin, menyambangi kediaman Haji Hatta di daerah Wawondula, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) pada Jumat (31/5/2023). Haji Hatta merupakan dedengkot pemenangan Golkar Lutim, khususnya di Kecamatan Towuti.
Kunjungan IAS disambut oleh Haji Hatta bersama sejumlah tokoh masyarakat. Haji Hatta bahkan secara khusus menjamu figur dengan tagline Gubernurku itu dengan makanan tradisional peong. Kuliner itu dimasak langsung oleh tuan rumah di kebunnya.
Sekadar diketahui peong adalah makanan tradisional, dimana beras dimasak secara alami dengan menggunakan bambu (tipis) kemudian dibakar selama 30-60 menit. Yang paling pupuler, beras yang dimasak adalah jenis ketan baik ketan putih maupun hitam.
Di momen istimewa itu, Haji Hatta menyatakan dukungannya buat IAS pada Pilgub Sulsel 2024. Setelah melihat dinamika politik, termasuk figur-figur yang dijagokan bertarung, ia menilai IAS yang paling siap dan layak memimpin Sulsel untuk lima tahun ke depan.
Menurut Haji Hatta, di antara sederet kandidat yang ingin maju jadi gubernur, IAS paling matang dan berpengalaman. Suami dari anggota DPR RI Aliyah Mustika Ilham itu pernah menjabat wali kota dan anggota dewan, bahkan ketua partai. IAS saat ini juga memimpin sejumlah organisasi.
Istimewanya lagi, IAS selalu berhasil menuntaskan kepemimpinannya dengan prestasi. Ia sukses membangun Makassar selama dua periode, yang membuatnya dijuluki Bapak Pembangunan Makassar. IAS juga selalu membawa harmonisasi dan soliditas dalam kepemimpinannya.
“Bicara soal kepemimpinan, IAS tidak perlu diragukan kapabilitasnya, sudah sangat teruji. Ya di antara sejumlah figur calon gubernur (cagub), IAS paling matang dan berpengalaman,” kata dia.
Melihat fakta itu, Haji Hatta mengaku mantap siap mendukung IAS karena ingin melihat Sulsel semakin maju dan berkembang. Dalam memilih pemimpin, apalagi di tengah kompleksnya tantangan, tentunya tidak boleh coba-coba. Ia tidak ingin Sulsel dipimpin oleh sosok karbitan lantaran akan berdampak pada kondusifitas.
“Kan bahaya kalau Sulsel dipimpin oleh sosok karbitan, belum matang. Tantangan saat ini sangat kompleks, dan jika Sulsel ingin berlari kencang harus dinakhodai oleh sosok yang matang, pengalaman dan mampu menjaga harmonisasi dan kondusifitas. Nah, IAS sudah sangat teruji soal itu,” paparnya.
Lebih lanjut, Haji Hatta mendoakan agar perjuangan IAS untuk mengabdi membangun Sulsel dapat dimudahkan. Ia optimistis Ketua RAPI Sulsel itu memiliki peluang yang cukup baik. Toh, IAS sudah sangat dikenal dan memiliki basis massa yang kuat.
“Salah satu keunggulan IAS adalah sudah punya nama. Dan itu tidak susah dijual ke mana-mana,” pungkasnya.
Editor: Rahmat



