Sinyal Golkar Siapkan DP- Indah di Pilgub dan RP- Indira di Pilwali Makassar Makin Menguat

Ketua DPD II Golkar Luwu.Utara Indah Putri Indriani dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina hadir di acara TOT Saksi Pilkada Golkar di Hotel Gammara, Minggu 2 Juni 2024. (Ist)
Ketua DPD II Golkar Luwu.Utara Indah Putri Indriani dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina hadir di acara TOT Saksi Pilkada Golkar di Hotel Gammara, Minggu 2 Juni 2024. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR- Ketua DPD II Partai Golkar Luwu Utara Indah Putri Indriani dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina dikabarkan disiapkan oleh partai beringin untuk bertarung di Pilgub dan Pilwali Makassar.

Isu itu makin santer berhembus pasca pertemuan di jalan Amirullah, pertengahan pekan ini. Rahman Pina bertemu Indira Jusuf Ismail disusul Indah Putri yang datang menemui Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Bacaan Lainnya

Pertemuan itu pun semakin menguatkan jika Indah akan mendampingi Moh Ramdhan Pomanto di Pilgub. Sedangkan Rahman Pina bakal dipaketkan dengan Indira Jusuf Ismail di Pilwali Makassar.

Kini, Indah dan Rahman Pina hadir dalam acara roadshow TOT Saksi Pilkada Golkar di hotel Gammara, Minggu 2 Juni 2024.

Acara ini digelar sebagai persiapan awal saksi Golkar untuk mengawal suara calon usungan Golkar pada Pilkada 27 November 2024 mendatang. Kegiatan tersebut dihadiri peserta dari 24 kabupaten kota se- Sulsel dan Sulawesi Barat.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani bertemu Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Kamis 30 Mei 2024. (Ist)
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani bertemu Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Kamis 30 Mei 2024. (Ist)

Acara ini dihadiri langsung Waketum Golkar Bidang Pemenang Pemilu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Ketua DPD I Golkar Sulsel HM Taufan Pawe.

Ditemui di lokasi acara, Rahman Pina, tak menampik kemungkinan adanya skenario Golkar mendukung Danny Pomanto di Pilgub. Danny kemungkinan akan disandingkan dengan salah satu kader terbaik Partai Golkar.

“Selalu saya katakan, politik adalah seni kemungkinan. Selama belum ada putusan final dari DPP, selama itu pula kemungkinan terbuka lebar. Pak Danny salah satu figur potensial di Pilgub,” kata peraih suara terbanyak di dapil Makassar B pada Pileg 14 Februari lalu itu.

Rahman Pina juga tak menampik adanya isu yang berkembang jika dirinya akan menjadi usungan Golkar pada Pilwali Makassar berpasangan Indira Jusuf Ismail.

“Kalau Makassar, ada pak Appi (Munafri Arifuddin), ada saya. Kita lihat nanti peluang menang, itu yang didorong Golkar. Kita selalu mengedepankan mekanisme survey,” kata calon walikota Makassar yang populer dengan tagline bukan coba- coba itu.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina bertemu Indira Jusuf Ismail, Rabu 29 Mei 2024. (Ist)
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Rahman Pina bertemu Indira Jusuf Ismail, Rabu 29 Mei 2024. (Ist)

Di tempat yang sama, Indah Putri Idriyani belum mau berkomentar banyak terkait isu dirinya akan dipaketkan dengan Danny Pomanto di Pilgub. Ia saat ini masih menunggu perintah dari DPP Partai Golkar.

“Saya ikut partai saja,” kata Indah yang sukses membawa Golkar menang di Luwu Utara dengan raihan 11 kursi itu sambil berlalu meninggalkan Hotel Gammara.

Ketua DPD 1 Golkar Taufan Pawe, kepada wartawan mengatakan, TOT BSNPG sangat strategis untuk kemenangan Golkar dengan target minimal 60 persen di Pilkada di Sulsel.

“Kami di daerah butuh informasi terupdate terkait Pilkada. Pasti Ahmad Doli Kurnia dan tim BSNPG akan memberikan pandangan-pandangan seperti apa idealnya eksistensi badan saksi nasional dari tingkat provinsi yang linear sampai tingkat kabupaten/kota,” katanya.

Olehnya, kehadiran DPP Golkar memberikan motivasi dan arahan yang sangat berharga bagi seluruh saksi dan kader yang terlibat dalam Pilkada nanti.

Selain Indah Putri Indriyani dan Rahman Pina, acara ini juga dihadiri sejumlah kader- kader Partai Golkar yang disiapkan maju di Pilkada. Di antaranya,
Erna Rasyid Taufan di Parepare, Andi Kartini Ottong di Sinjai, M Fathul Fauzy Nurdin Abdullah untuk Bantaeng, Rahmat Masri Bandaso di Palopo, Zulham Arief di Takalar, dr Baso Rahmanuddin di Wajo, dan Usman Marham untuk Pinrang.

Editor: Rahmat

Pos terkait