Terserang Hypotermia, Dua Pendaki Senior Meninggal Dunia di Carstensz, Tiga Selamat

Lilie Wijayati Poegiono. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR– Pendaki Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono meninggal dunia Puncak Jaya atau yang juga dikenal dengan Piramida Carstensz di Papua, Sabtu 1 Maret 2025.

Keduanya meninggal usai mengalami hypotermia. Rekan korban saat pendakian, Indira Alaika dalam statusnya di IG menyebutkan jika cuaca sangat buruk saat itu. Hujan salju, hujan deras, bercampur angin kencang menyebabkan dua pendaki yang hampir berusia 60 tahun itu tumbang.

Bacaan Lainnya

Sementara tiga rekan korban, termasuk Indira dinyatakan selamat.

Kabar meninggalnya dua pendaki ini disampaikan jurnalis Andreas Harsono, teman SMA Lilie di Malang. Lilie, 59 tahun, meninggal bersama Elsa Laksono, sahabatnya sejak SMA.

“Jenazahnya masih di atas,” kata Andreas, dikutip dari Tempo, Sabtu malam, 1 Maret 2025.

Andreas mengatakan, ia menerima kabar duka dua sahabatnya, Lilie dan Elsa, meninggal dari grup WhatsApp sekolah. Dia belum tahu berapa orang yang tergabung dalam tim pendakian di puncak Gunung Jaya Wijaya—titik tertinggi di Indonesia yang menjulang 4.820 meter di atas permukaan laut tersebut.

“Kalau lihat fotonya, kayaknya mereka naik dengan helikopter menuju kaki gunung,” kata Andreas, menceritakan perjalanan Lilie dan Elsa.

Menurut Andreas, dari grup sekolah, dua temannya yang dikabarkan meninggal itu memakai kaos bertulisan “Indonesia Expedition”.

Saat ini, korban telah dibawah turun Lembah Kuning. Lembah ini merupakan salah satu pos yang berada di ketinggian 4.200-an mdpl.

Pagi ini, rencananya jenazah Lilie dan Elsa akan dievakuasi dengan helikopter. Mereka akan dijemput di Lembah Kuning untuk dibawa ke Timika, dan dipulangkan ke Jakarta.

Menurut Rahman, informasi dari rekannya di Timika, operator pendakian pun sudah berkoordinasi dengan anggota kepolisian dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk membawa pulang Lilie dan Elsa. “Semoga proses evakuasi besok (hari ini) benar-benar berjalan lancar,” ucap pria yang terakhir mendaki Cartenz pada 2018, itu.

Editor: Azhar

Pos terkait