MANIFESTO, MAKASSAR – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang diadakan PDI Perjuangan Sulawesi Selatan (Sulsel) menarik perhatian dewan pengurus pusat (DPP). DPP menilai kegiatan tahunan DPD PDIP Sulsel ini bisa jadi contoh.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan, ini adalah program yang sangat baik dan penting untuk mensyiarkan ‘Api Islam’ Bung Karno,” ujar Zuhairi dalam sambutannya menutup MTQ PDIP Sulsel via zoom, Minggu (16/3/2025).
Kegiatan ini dinilai sejalan dengan pemikiran kebangsaan Bung Karno yang sumbernya dari Al Qur’an.
“Ini sebenarnya dalam rangka meneruskan perjuangan beliau,” katanya.
Zuhairi berharap agar MTQ yang digelar PDI Perjuangan Sulsel dapat menjadi program nasional di tahun-tahun mendatang. “Tahun depan saya ingin program ini menjadi nasional. Sesuai dengan ‘Api Islam’ Bung Karno, tugas kita adalah bagaimana membumikan AlQuran,” jelasnya.
Diketahui, pelaksanaan kegiatan MTQ oleh PDIP ini merupakan tahun ketiga berturut-turut yang digelar saat bulan suci Ramadan. Pesertanya merupakan utusan dari DPC PDIP 24 Kabupaten/kota di Sulsel.
“Jadi PDI Perjuangan memang merupakan partai nasionalis dan religius. Kegiatan ini bagaimana menjadi refleksi kita untuk mengaji, memahami dan mengamalkan isi Al-Quran,” Ridwan Andi Wittiri (ARW) kepada wartawan saat konferensi pers, Sabtu (16/3/2025).
ARW bersyukur kegiatan keagamaan yang dicetuskannya ini akan menjadi contoh untuk DPD PDIP seluruh Indonesia.
“Nanti ini akan menjadi contoh dan diwajibkan DPD melaksanakan MTQ
Apalagi ada badan atau sayap PDI P namanya baitul muslimin, Itu resmi menjadi sayap PDIP. Jadi di samping nasionalis kita juga religius,” pungkasnya. (*)



