MANIFESTO.ID, MAKASSAR – Dalam rangka memperkuat jejaring dan kolaborasi, Direktorat Hubungan Alumni Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar Dialog Tahunan antara alumni dan mahasiswa.
Acara yang mengusung tema “Membangun Sinergi Alumni dan Mahasiswa Menunjukkan Networking yang Solid dan Berdampak” ini berlangsung di Gedung Pertemuan Alumni Unhas, Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Pengurus Pusat Ikatan Alumni UNHAS (PP IKA UNHAS), Prof. Murtir Jeddawi, yang mewakili Ketua Umum IKA UNHAS, Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Prof. Murtir menyampaikan pesan dari Andi Amran Sulaiman untuk menyambut baik agenda strategis ini.
“Kita memiliki potensi yang sangat besar. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, alumni UNHAS dari berbagai fakultas dapat bersatu dan tidak bercerai-berai,” ujarnya.
Ditekankan pula pentingnya peningkatan kapasitas yang sesuai dengan zaman. “Kita harus bicara tentang sekarang dan masa depan, bukan lagi membahas masa lalu. UNHAS tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus aktif menggodok terobosan-terobosan baru bagi para lulusannya,” tambahnya.
Prof. Murtir juga memaparkan capaian IKA UNHAS yang dalam tiga tahun terakhir telah go international. Saat ini, Ketua IKA UNHAS juga memimpin Himpunan Alumni Perguruan Tinggi Negeri (Himpuni) yang menaungi 60 perguruan tinggi negeri.
“Kita sudah meletakkan pijakan yang kuat dengan kepatuhan terhadap norma dan budaya organisasi. Hal ini yang akan kita tingkatkan terus untuk kemajuan bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, mewakili Rektor Unhas, Prof. Sumbangan Baja, Sekretaris Universitas, turut memberikan sambutan.
Beliau mengungkapkan bahwa jumlah alumni Unhas telah melampaui 200 ribu orang, sementara mahasiswa aktif saat ini berjumlah sekitar 51 ribu.
“Entitas kita sangat besar dan harus terhubung dengan baik. Networking ini sangat penting. Kebesaran nama Unhas tidak lepas dari peran serta alumni, mulai dari reputasi, peringkat universitas, hingga menjawab pertanyaan penting: apakah lulusan Unhas mudah mencari kerja?” tegasnya.
Tingkat kepercayaan dunia terhadap alumni, menurutnya, sangat menentukan level universitas. “Kita memiliki deretan alumni yang luar biasa, mulai dari senior kita Bapak Jusuf Kalla (JK), hingga andalan kita sekarang, Amran Sulaiman. Kontribusi merekalah yang membawa nama Unhas semakin dikenal,” jelas Prof. Sumbangan.
Oleh karena itu, ia berharap pertemuan ini dapat semakin mempererat hubungan. “Semakin besar trust yang diberikan dunia kepada alumni, semakin besar pula manfaat yang didapat Unhas. Kami berharap dialog ini dapat melahirkan program-program nyata yang dapat diterapkan Unhas, terutama untuk adik-adik mahasiswa yang masih menuntut ilmu,” tutupnya.
Acara dialog ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk merancang aksi kolaboratif, membuka peluang karir, dan memperkuat fondasi bagi mahasiswa untuk bersaing di dunia global, didukung oleh jaringan alumni yang solid dan berdampak.
Hadir dalam kegiatan ini sebagai narasumber, yaitu politisi PKS, Ismali Bachtlar. Dari akademisi Prof. Dr. Aminuddin Syam, Ekonomi Syarkawi Rauf, Pengusaha Eka Sastra dan M. Sapri A. Pornula, Ph.D. (*)



