MANIFESTO, MAKASSAR- Komisi A DPRD Kota Makassar bersama Sekretariat DPRD menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) triwulan ketiga tahun anggaran 2025.
Rapat tersebut berlangsung di ruang Komisi A DPRD Makassar, Rabu (22/10/2025). Kegiatan monev ini digelar untuk mengetahui sejauh mana realisasi anggaran Sekretariat DPRD Makassar selama tahun berjalan, sekaligus mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaannya.
Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rachmat Mappatoba, usai rapat tersebut menjelaskan bahwa realisasi anggaran hingga triwulan ketiga baru mencapai sekitar 53 persen. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh sejumlah kendala teknis dan situasional yang terjadi di lingkungan kantor DPRD.
“Memang ada beberapa kendala, terutama pasca tragedi kemarin yang membuat kami harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Di perubahan anggaran ini, kami berupaya memaksimalkan kebutuhan prioritas di kantor sementara, sambil menunggu proses perbaikan kantor lama,” jelasnya.
Rachmat menambahkan, seluruh perencanaan pembangunan dan perbaikan gedung lama kini berada di bawah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pihak kementerian juga menangani aspek teknis dan pola pembangunan agar berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
“Untuk sementara, kami fokus pada kebutuhan paling mendesak, seperti perangkat elektronik, kendaraan operasional, dan sarana pendukung kerja lainnya. Karena memang masih sangat terbatas,” ujarnya.
Meski demikian, Sekretariat DPRD optimistis dapat mencapai target realisasi anggaran hingga di atas 80 persen pada akhir tahun 2025. “Kami yakin, dengan dukungan dan koordinasi bersama komisi, target itu bisa tercapai,” tambahnya.
Komisi A DPRD Makassar mengapresiasi upaya Sekretariat dalam menjaga efektivitas pelaksanaan program kerja meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Mereka juga mendorong percepatan pelaksanaan kegiatan agar serapan anggaran meningkat di triwulan keempat.
Editor: Azhar



