MANIFESTO.CO.ID, MAKASSAR – Di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin ketat, orang tua dituntut lebih selektif dalam memilih sekolah bagi putra-putrinya. Salah satu lembaga pendidikan yang kini menjadi perhatian adalah Ranu Harapan Islamic School (RHIS) di Makassar.
RHIS dikenal sebagai sekolah Islam yang mengedepankan kualitas akademik sekaligus pembentukan karakter Qur’ani. Sekolah ini menawarkan konsep pendidikan yang memadukan kurikulum nasional dengan nilai-nilai keislaman, sehingga peserta didik tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional.
Direktur RHIS, Farman Ramadhan, mengatakan RHIS hadir untuk menjawab kebutuhan orang tua terhadap pendidikan yang berorientasi pada masa depan, tanpa mengesampingkan nilai akhlak dan keislaman.
“Banyak sekolah mengajarkan banyak mata pelajaran, tetapi tidak fokus. Akhirnya tidak ada keunggulan utama. RHIS memilih fokus pada empat pilar utama yang benar-benar dibutuhkan siswa di masa depan, yakni Tahfidzul Qur’an, Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Kami ingin siswa kuat dan mendalam pada inti keilmuan dan keislaman,” ujarnya.
Menurut Farman, RHIS berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi di ruang kelas, tetapi juga memiliki karakter kuat, percaya diri, serta mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.
“RHIS adalah sekolah Islam yang fokus membangun generasi Qur’ani dengan mindset yang benar, akademik yang kuat, serta dasar karakter yang tangguh,” jelasnya.
Kualitas pendidikan RHIS juga tercermin dari prestasi para siswanya. Salah satunya, Syarifah Atika Salsabila, yang berhasil mengharumkan nama Sulawesi Selatan pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2024. Ia meraih satu medali perak pada nomor 50 meter gaya punggung putri dan satu medali perunggu pada nomor 200 meter gaya ganti putri.
Prestasi juga datang dari bidang keagamaan. Siswa RHIS, Muhammad Fadhil Hery Putra, berhasil menghafal delapan juz Alquran dalam waktu tiga semester meski mengikuti pendidikan nonasrama. Capaian tersebut diraih Fadhil yang memulai hafalan dari nol.
Ketua Dewan Pembina RHIS, Muhammad Ramli Rahim, menyebut capaian tersebut menjadi bukti keseriusan sekolah dalam membina karakter dan spiritualitas siswa.
“Alhamdulillah, ini menjadi bukti nyata komitmen RHIS dalam mendidik generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Keberhasilan ini tidak lepas dari disiplin ibadah harian serta pembinaan intensif di sekolah,” ujarnya.
Selain akademik dan keagamaan, RHIS juga menanamkan nilai kepemimpinan dan kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan program pembinaan karakter.
Dengan pendekatan pendidikan yang holistik dan lingkungan belajar yang kondusif, RHIS dinilai menjadi salah satu pilihan bagi orang tua yang menginginkan pendidikan Islam berkualitas bagi anak-anak mereka.
Saat ini, pendaftaran peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 telah dibuka. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di kampus RHIS, Jalan Meranti Nomor 222, Kecamatan Panakkukang, Makassar, atau melalui nomor 0853 9897 1547 (SD), 0896 8615 7595 (SMP), dan 0852 4089 3772 (SMA).



