MANIFESTO, MAKASSAR– Mantan Ketua PB HMI Arief Rosyid Hasan masuk dalam struktur kepengurusan sementara DPD I Golkar Sulsel di bawah komando Muhidin M Said.
Politisi yang dikenal dekat dengan Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia itu menempati posisi wakil sekretaris bidang organisasi. Masuknya nama Arief cukup mengagetkan. Pasalnya, selama ini pria kelahiran Gowa itu aktif dan berkarier di Jakarta dan sempat menempati posisi strategis.
“Arief masuk di kepengurusan, tapi bukan untuk caleg di sini, tapi caleg di daerah lain. Beliau masuk katanya mau belajar dulu di sini,” kata Plt Ketua Golkar Sulsel Muhidin M Said saat rapat kemarin.
Arief memang masih tercatat sebagai kader yang baru di Partai Golkar. Ia bergabung di partai beringin lewat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) pertengahan tahun lalu dan menjabat Waketum DPP.
Arief sempat mendapatkan perhatian publik saat melakukan pembelaan terhadap Bahlil. Alumni Universitas Hasanuddin itu menegaskan, siap membela kader terbaik HMI dan Partai Golkar itu.
“Jangankan benar, salah pun harus kita bela,” tegas Arief. Pernyataan ini sangat viral dan tersebar di grup- grup aktivis.
Dalam kepengurusan sementara ini, sekretaris dijabat Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina dan bendahara tetap dipegang Bupati Barru Andi Ina Kartikasari.
Editor: Azhar



