Bisakah Bayi Mimpi Indah Saat Tidur?

MANIFESTO.com, JAKARTA— Saat melihat bayi tertidur pulas, mungkin Anda juga merasakan ketenangan dan kedamaian. Ekspresi wajah mereka yang begitu damai saat tidur terkadang juga dapat membawa perasaan tenang pada siapapun yang melihatnya.

Di sela-sela tidur mereka yang pulas, terkadang tubuh bayi akan bergerak-gerak, begitu juga matanya yang terlihat seperti setengah terbuka, padahal bayi sedang tidur nyenyak.

Bacaan Lainnya

Tidak perlu panik, karena saat tubuh dan mata bayi bergerak sewaktu mereka tidur, mereka sebenarnya sedang memasuki fase REM (rapid eye movement). Dikutip dari Live Science, pada bayi, fase REM terjadi pada setengah waktu tidurnya, sementara pada orang dewasa hanya seperempat waktu tidurnya yang berada dalam fase REM.

Pada orang dewasa, fase REM ditandai dengan munculnya mimpi. Setelah dari fase REM, orang dewasa akan memasuki fase tidur non-REM, yaitu tidur tanpa mimpi.

Lalu bagaimana dengan bayi, apakah bayi juga bermimpi saat memasuki REM? Apakah bayi juga bisa bermimpi saat sedang tidur?

Menurut neurosaintis, saat memasuki fase REM, bayi tidak bermimpi. Fase REM memiliki peran lain pada bayi dan balita, yaitu untuk membangun otak mereka dan mengembangkan kemampuan berbahasa. Kapasitas otak bayi dianggap belum cukup besar sehingga mereka tidak dapat berimajinasi ataupun bermimpi.

Mereka juga berpendapat kalau anak-anak mulai bisa bermimpi pada usia 4 atau 5 tahun, namun mimpi mereka belum serumit mimpi orang dewasa. Pada mimpi anak-anak, menurut penelitian David Foulkes, psikolog dari Harvard University, tokoh-tokoh pada mimpi anak biasanya tidak bergerak atau melakukan apapun dan memiliki sedikit emosi.

Pada usia 7 atau 8 tahun, saat itulah mimpi anak-anak mulai memiliki cerita dan lebih kompleks. Hal ini bersamaan dengan munculnya kemampuan anak untuk mengenali dirinya sendiri sehingga ia pun bisa muncul sebagai tokoh dalam mimpi.

Sumber: Kumparan

Pos terkait