MANIFESTO.ID, MAKASSAR – Saling klaim parpol menjelang Pilwali Makassar 2020 semakin terasa. Seperti, mantan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal yang sesumbar bisa mendapatkan rekomendasi Partai Golkar.
Padahal saat ini, Partai Golkar dikait- kaitkan dengan Irman Yasin Limpo seiring dengan membaiknya huhungan keluarga Yasin Limpo dengan Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid.
Bukan cuma Golkar, Deng Ical, sapaan Syamsu Rizal juga optimistis mendapatkan tanda tangan tiga parpol lain. Namun, Deng Ical merahasiakan tiga parpol yang diklaimnya itu.
“Ada empatlah (parpol) yang intens dengan kita. Tapi saya memang tidak pernah mau menyebut nama parpolnya,” kata Deng Ical sapaannya, Rabu 25 Desember 2019.
Klaim atas Golkar itu cukup beralasan. Pasalnya, saat ini mantan anggota DPRD Makassar itu tercatat sebagai salah satu wakil ketua Golkar Sulsel. Selain itu, Ical cukup memiliki popularitas dan elektabilitas yang bisa bersaing.
“Saya yakin bisa dapat Golkar. Soal popularitas dan elektabilitas, saya punya kedua-duanya. Jadi wajar saya optimis,” ucap dia.
Mantan Sekretaris DPD Demokrat Sulsel itu menyanpaikan bahwa saat ini, pihaknya sementara melakukan survei internal. Soal pasangan, Ical juga tak ingin terburu-buru menentukan namanya.
“Nanti saya lihat survei di akhir Januari, baru orang tahu. Bakal calon wakil juga belum ada, nanti dilihat hasil survei yang diinginkan masyarakat,” katanya.
Bagi Ical, hasil survei dimanfaatkannya sebagai bahan strategi. Dia ingin melihat kekuatannya di peta politik serta mempersiapkan kebijakan dan strategi pencalonan di Pilwali.Makassar.
“Jadi saya memang tidak pernah merilis hasil survei. Kalau survei orang lain yang beredar, mungkin ada kepentingan tertentu. Tapi bagi kami, survei kami gunakan untuk strategi,” ucapnya.
Editor: Azhar



