MANIFESTO.ID, TAKALAR- Bupati Takalar Syamsari Kitta menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal Australia Richard Mattews di Kantor Bupati Takalar, Kamis 23 Januari 2020.
Ini merupakan lanjutan antara Syamsari dengan Richard Mattews. Pertemuan ini untuk membahas peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan peternakan sapi di Takalar.
Apalagi, Australia memang dikenal sebagai penghasil daging sapi yang berkualitas. Peternakan sapi di negeri Kanguru itu memang dikembangkan secara modern.
“Kami terbuka, kalau kita di sini bisa menjadi kabupaten binaan untuk pengembangan peternakan oleh Australia, kami akan sangat senang,” kata Syamsari di depan Konjen Australia itu.
Ia menyebutkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan peternakan melalui program pemberian bantuan satu sapi satu KK kepada warga kurang mampu. Bantuan ini kata Syamsari, sebagai stimulan untuk warga menjadi peternak dan dan menjadi pengusaha ternak seperti pola peternakan yang diterapkan di Australia.
“Saya kira kerja sama ini akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak,” kata Syamsari.
Konjen Australia Richard Mattews menyambut baik kerja sama dengan Pemkab Takalar. Ia mengaku, kerja sama di bidang pertanian dan peternakan juga sudah dibicarakan dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
“Industri sapi di Australia tidak hanya sebagai peternak tetapi lebih fokus menjadi pengusaha ternak sehingga industri peternakan sapi di Australia berkembang. Saya kira Takalar bisa mendidik sedikit-demi sedikit masyarakat untuk menjadi pengusaha,” kata Richard.
Beberapa program pengembangan yang bisa dikerjasamakan kata Richard di antaranya, beasiswa untuk S2 dan S3 ke Australia bagi warga Takalar.
Selain membicarakan terkait pengembangan sapi serta peningkatan pendidikaan, Richard Mattews juga meninjau lokasi kawasan industri Takalar di Laikang- Punaga, Kecamatan Mangarabombang.
Editor: Azhar



