Aktivis Madani-CFIS Bicara Pasal Perzinahan di UIN Alauddin

MANIFESTO.ID, MAKASSAR- Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum (HMJ) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar menggelar diskusi publik, di Aula Fakultas Syariah dan Hukum, Minggu 8 Desember 2019.

Diskusi yang menghadirkan sejumlah pembicara mengangkat tema “Pasal Perzinahan dalam RKUHP”. Ratusan mahasiswa pun antusias mengikuti jalannya diskusi temporer itu.

Bacaan Lainnya

Kepala Biro Hukum Madani Institute Center For Islamic Studies (Madani-CFIS) Asrullah yang tampil sebagai pembicara berpandangan bahwa pancasila sebagai leitstars (bintang lemandu) bangsa haruslah senantiasa direfleksikan dan diterjemahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila tidak boleh kita jadikan sebagai passive preskription tetapi pancasila harus menjiwai dan mengaktivasi nilai nilainya dalam kehidupan bernegara, khususnya dalam kebijakan pemerintah dalam bernegara,” kata Asrullah penuh semangat.

Asrullah menegaskan, postulat kedaulatan dalam konstruksi konstitusi itu menginterseksikan dan menunifikasi antara kedaluatan ketuhanan, kedaulatan hukum dan kedaulatan rakyat, sehingga dalam perumusahan regulasi oleh negara haruslah senantiasa berada pada gravitasi nilai-nilai tersebut.

Ia mengatakan bahwa pasal zina yang mengalami perluasan cakupan dalam RKUHP merupakan sesuatu yang sejalan dengan cita hukum politik hukum negara yang bernafaskan pancasila.

“Bahwa delik perzinahan tidak lagi hanya pada mereka yang terikat perkawinan tetapi juga mereka yang belum terikat perkawinan pun masuk dalam delik kebijakan politik hukum pidana sebagaimana yang tercantum dalam pasal 417 dan 419 RKUHP,” ujar Asrullah.

Asrullah menilai, revisi ini semakin mempertegas posisi moral dalam pembuatan hukum yang senantiasa harus saling beriringan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia pun mengharapkan, generasi tidak boleh jauh dari agama. Pengetahuan tentang agama merupakan sumber moral yang paling kuat.

“Negara yang ingin memiliki ketahanan sosial yang kuat, haruslah senantiasa bersahabat dan terilhami dengan nilai nilai agama,” kata Asrullah.

Editor: Azhar

Pos terkait