Baznas dan LPBI NU Makassar: Saatnya Pikirkan Hunian Baru Korban Kebakaran di Lepping!

Baznas Makassar dan LPBI NU Makassar hingga hari keempat pasca kebakaran di Jongaya terus siaga di lokasi, Sabtu 14 Agustus 2021. (Ist)
Baznas Makassar dan LPBI NU Makassar hingga hari keempat pasca kebakaran di Jongaya terus siaga di lokasi, Sabtu 14 Agustus 2021. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR– Sejak awal pasca kebakaran hebat yang melanda Kompleks Lepping, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, ratusan warga Kota Makassar bersimpati terhadap korban.

Posko relawan baik dari Pemerintah maupun dari Organisasi Masyarakat mulai berdiri dan bekerja membantu korban kebakaran yang tiba-tiba kehilangan hunian. Ada yang menyiapkan dapur umum, membagikan sembako dan pakaian hingga pembersihan puing bekas kebakaran oleh Polresatabes Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Memasuki hari ke-4 bantuan mulai menumpuk terkhusus sembako dan pakaian. Dalam pantauan relawan bersama Baznas Kota Makassar lewat Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Nahdlatul Ulama Makassar lewat Lembaga Penanggulangan Bencana (LPBI) melihat posko-posko relawan sudah dipenuhi dengan bantuan begitupun dengan kamp sementara korban yang sudah mulai menumpuk makanan.

“Kemarin Jumat puncak bantuan makanan datang, sekarang sudah mulai kelebihan,” kata Koordinator Posko Baznas-LPBI NU, Junaedi, Sabtu 14 Agustus 2021.

Menanggapi kondisi tersebut Baznas-LPBI NU mulai bertindak untuk mencari solusi tentang kelangsungan hidup warga korban kedepannya.

“Bukan berarti warga tidak butuh donasi, tapi saatnya kita pikirkan nasib warga apakah pembangunan rumah kembali di lokasi ini atau pemerintah bantu siapkan lahan baru,” kataKetua LPBI NU Makassar, Taufiq Manji.

Ia menegatakan, tingginya ketergantungan warga korban terhadap relawan dan donatur yang datang serta bila dibiarkan tanpa hunian. Untuk itu, pemerintah perlu memikirkan solusi hunian bagi para korban sehingga tidak menjadi masalah sosial yang baru.

“Saya kira hunian para korban yang juga prioritas saat ini, perlu kita pikirkan,” kata Taufiq Manji.

Hal senada Ketua Baznas Kota Makassar Azhar Tamanggong mengungkapkan pentingnya pembangunan psikis warga korban dan mengharapkan pemerintah mulai menyiapkan solusi bagi hunian warga. “Trauma healing paling baik ya ada jaminan dimana warga Lepping melangsungkan hidup,” tuturnya.

Saat ini posko bersama Baznas-LPBI NU menyiapkan kegiatan trauma healing bagi anak-anak di lokasi kebakaran. Serta melalui rekening Baznas Kota Makassar mulai mengumpulkan donasi untuk menyiapkan bahan bangunan untuk pembangunan kembali rumah warga.

Editor: Azhar

Pos terkait