BLT “Bersimbah Darah” di Sinjai, Korban Bukan Anggota BPD

Penganiayaan. (Ilustrasi)
Penganiayaan. (Ilustrasi)
judul gambar

MANIFESTO, SINJAI– Polres Sinjai telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan pelaku penganiayaan yang berujung kematian satu warga Sinjai Borong dua hari lalu.   

Hasilnya, peristiwa nahas itu benar diawali motif protes karena keluarga pelaku belum menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari desa. Namun, Polres Sinjai mengklarifikasi jika korban yang meninggal bukan anggota BPD Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong.  

Bacaan Lainnya

“Korban bukan merupakan anggota BPD atau aparat desa setempat. Namun diketahui korban merupakan kerabat dekat dari Kepala Dusun Tomantang,” Kasat Reskrim Polres Sinjai kata Noorman Haryanto, Sinjai Senin 25 Mei 2020.

Norman menceritakan kronologi kejadian berdasarkan pengakuan pelaku, AK, 45. Peristiwa itu diawali saat Lena istri pelaku mendatangi rumah Andi Ammase, Kepala Dusun Tomantan. Andi Ammase notabene adalah mertua dari korban, AS, 39.

Istri pelaku ingin bertemu kepala dusun untuk mempertanyakan BLT Desa yang telah disalurkan, tetapi belum dirinya belum menerima. Padahal, keluarganya juga telah didata sebagai penerima bantuan yang disalurkan sebagai imbas pandemi Covid 19.

Urung bertemu dengan kepala dusun, istri pelaku pun pulang. Di tengah jalan, bertemu dengan korban. Entah apa yang memicu, pertengkaran hebat pun terjadi antara korban dengan istri pelaku.  

“Bahkan menurut pelaku, korban mengejar istrinya hingga ke rumah dengan parang,” kata Noorman.  

Pertengkaran pun didengar oleh pelaku yang berada di dalam rumahnya. Ia lantas keluar dengan badik terhunus di tangannya. Perkelahian yang terjadi bersamaan dengan hari Idul Fitri 1441 H itu tak terelakkan.

Korban akhirnya tersungkur ke tanah dengan luka tikaman di bagian petut dan lengan. Usai menghabisi korban, pelaku dan istrinya meninggalkan lokasi kejadian. Korban pun ditolong oleh warga dan membawanya ke puskesamas setempat. Sayangnya, dua jam setelah kejadian, korban dinyatakan meninggal dunia.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait