Bukan Berpeluang Salip MULIA, SEHATI Bahkan Kesulitan Lewati INIMI

Lembaga Indikator Politik merilis survey terbaru Pilwali Makassar, Kamis 21 November 2024. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR– Lembaga Indikator Politik merilis hasil survey sepekan menjelang Pilwali Makassar, Kamis 21 November 2024.

Survei ini dilaksanakan mulai 11 sampai 17 November. Hasilnya, elektabilitas pasangan Munafri Arifuddin- Aliyah Mustika Ilham.(MULIA) tetap kokoh di puncak dengan 41,9 persen.

Bacaan Lainnya

Disusul pasangan Indira Yusuf Ismail- Ilham Ari Fauzi (INIMI) dengan 25,1 persen, sementara pasangan Andi Seto Asapa- Rezki Mulfiati Lutfi (SEHATI) tertinggal tipis di belakang INIMI dengan 21,1 persen.

Pasangan Amri Arsyid- Rahman Bando (AMAN) hanya memiliki elektabilitas 2,1 persen. Sedangkan 9,7 persen responden belum memiliki pilihan.

Hasil survey lembaga yang dipimpin Prof Dr Burhanuddin Muhtadi itu mengungkap jika pasangan SEHATI kesulitan menyalip elektabilitas MULIA, bahkan melewati pasangan INIMI saja, pasangan yang diusung koalisi Gerindra dan NasDem itu harus kerja keras.

Peneliti Utama Indikator, Rizka Halida mengatakan survei ini menggunakan 800 responden yang tersebar di 15 kecamatan Kota Makassar.

“Menggunakan metode multistage Random Sampling, margin of error +/-3,5% dengan tingkat kepercayaan 95%,” kata Rizka saat merilis hasil surveinya, Kamis 21 November 2024.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spotcheck). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.

Founder dan Peneliti Utama Indikator, Prof Burhanuddin Muhtadi melanjutkan simulasi top of mind Calon Walikota Makassar masih dipimpin oleh Munafri Arifuddin yakni 35%. Disusul Indira Jusuf Ismail 23,3%, Andi Seto Gadhista Asapa 16,7% dan Amri Arsyid 1%.

Hasilnya pada simulasi empat paslon, MULIA memiliki persentase 41,9%, disusul INIMI 25,1%, Sehati 21,1% dan AMAN 2,1%, sementara tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 9,7%.

Selain itu, Lembaga survei yang tergabung dalam Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) ini juga memotret simulai empat Paslon melalui kertas suara.

“Jadi kita sudah sesuaikan dengan specimen yang ditetapkan KPUD berkaitan dengan kertas suara yang akan dicoblos oleh warga Kota Makassar,” ungkap Prof Burhanuddin.

Hasilnya pada simulasi empat paslon dengan kertas suara, MULIA tetap memimpin persentase dengan berada di angka 41,9%. Disusul INIMI 25,1%, Sehati 21,1% dan AMAN 2,1%, sementara tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 9,7%.

“Hasilnya lagi-lagi konsisten, Munafri dan Aliyah Mustika Ilham itu 41,9%, trennya mengejutkan, positif disbanding (survei) awal Oktober. Meskipun kenaikannya dalam rentang margin of error, tapi jelas ada kenaikan,” jelasnya.

Editor: Azhar

Pos terkait