MANIFEST0, TAKALAR– Bupati Takalar Syamsari Kitta bersama Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Takalar Muhammad Naim meninjau air terjun Kalimbungan di desa Barugaya, kecamatan Polombangkeng Utara, Jumat 17 Juli 2020.
Syamsari meninjau wisata yang saat ini dikembangkan oleh Pemerintah Desa Barugaya. Lokasi ini memiliki pemandagan yang indah di tengah hutan plus air terjun yang mengalir dari pegunungan. Dengan pengembangan wisata ini maka akan bisa menjadi penambah pendapatan desa bagi Barugaya.
Ia pun sangat mangapresiasi langkah kreatif yang dilakukan Desa Barugaya dibawa kepemimpinan Sujarwan. Pengembangan wisata dianggap sebagai terobosan yang luar biasa yang bisa menjadi menjadi daya tarik bagi wisatawan berkunjung ke Barugaya.
“Ini sudah langkah yang luar biasa dan termasuk inovasi desa, saya sangat mendukung apa yang dibuat Pak Desa, semoga ke depan bisa menjadi obyek wisata yang digemari masyarakat,” kata Syamsari usai meninjau lokasi air terjun, Jumat 17 Juli 2020.
Syamsari pun meminta kepada BPN untuk membantu Pemdes Barugaya dalam kejelasan lahan yang berbatasan langsung dengan dengan kawasan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VII Makassar. Dengan demikian, desa Barugaya bisa memiliki kejelasan alas hak lahan.
“Saya kira inilah maksud saya mengajak Kepala BPN sehingga bisa membantu Pak Desa dalam memberikan kejelasan alas hak dari lahan, apalagi kan ini berbatasan dengan kawasan BPKH VII Makassar,” terang Syamsari.
Kepala Desa Barugaya Sujarwan menambahkan, jika saat ini pihaknya masih terus membenahi wisata air terjun Kalimbungan. Ia berharap, karyanya itu akan bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan local ataupun luar Takalar.
“Harapannya kami adalah wisata ini bisa menjadi daya tarik baru di Takalar, apalagi wisata air terjun di Takalar sangat terbatas,” kata adik kandung Wakil Ketua DPRD Jabir Bonto itu.
Selain pemandangan yang menawan, akses menuju air terjun Kalimbungan juga sangat mudah. Dari Makassar, lokasi ini bisa ditempuh kurang dari satu jam.
Editor: Azhar



