MANIFESTO.ID, TAKALAR – Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Takalar Muh. Said membantah pihaknya lamban turun melakukan pemadaman saat kebakaran di Bontopoko, Kelurahan Pallatikang, Kecamatan Pattalassang kemarin.
Akibat kebakaran itu, satu buah rumah hangus terbakar. Tak ada korban jiwa, tetapi kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Said menjelaskan jika pihaknya dinilai lamban ke lapangan tidak benar. Rumor tersebut sangat menyudutkan petugas dan lembaga yang dipimpinnya.
“Tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan,” kata Said, Jumat 15 November 2019.
Faktanya kata dia, tim pemadam kebakaran yang siaga di posko langsung menyambut give lokasi kebakaran ketika menerima informasi dari salah satu warga melalui sambungan telepon.
“Tim yang berjaga di posko langsung turun saat terima informasi dari warga,” terang Said.
Informasi dari warga kata Said, yang cukup lambat masuk. Saat Damkar tiba di lokasi, api sudah nyaris menghanguskan seluruh bagian rumah warga.
“Jadi, begini kronologinya kita semua dengan tim standby di posko, kemudian ada informasi masuk melalui telepon pribadi komandan regu pak kurniawan rimba jika ada kebakaran, saat itu saya dan kepala seksi langsung memimpin anggota ke lokasi kebakaran untuk pemadaman,” ujar Said.
Dua unit mobil pemadam di gerakkan untuk memadamkan api yang melahap sebuah rumah panggung saat penghuninya tidak berada di rumahnya.
“Kita tidak pernah menunda-nunda, seketika ada informasi kebakaran masuk sekejap itu juga kita ke lokasi melakukan pemadaman. Hal yang kita sesalkan jika informasi yang masuk ke tim pemadam terlambat, lantas tim pemadam di anggap salah. Kita membutuhkan kerjasama dari warga, jika ada potensi kebakaran sebelum apinya membesar segera menghubungi pemadam kebakaran,” ujarnya Kasatpol PP dan Damkar Takalar Muh.Alwi
Pihaknya juga mengimbau jika setiap ada informasi yang disampaikan kepada masyarakat, harus sesuai dengan kondisi yang terjadi dilokasi,” katanya.
Editor: Azhar