Di Hadapan Kader Golkar Sinjai, IAS Ungkap Strategi Hebat Kembalikan Kejayaan Partai Beringin di Sulsel

Kandidat Ketua Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin berkunjung ke Sinjai, Kamis 29 Mei 2025. (Ist)

MANIFESTO, MAKASSAR– Kandidat bakal calon ketua Golkar Sulsel, Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kembali menegaskan pentingnya menggelorakan semangat merebut kembali kejayaan Partai Golkar di Sulsel lewat Pemilu 2029 mendatang.

Untuk itu, mobilitas pimpinan partai, khususnya di level provinsi, harus bisa menjadi teladan bagi pengurus partai di daerah.

Bacaan Lainnya

IAS menjabarkan, di Sulsel ada sekira 311 kecamatan yang tersebar di 24 kab kota. Pimpinan partai atau ketua Golkar Sulsel yang akan datang, idealnya harus berani memastikan bisa menginjak semua kecamatan selama satu periode kepengurusan (lima tahun).

“Tentu efek psikologis semangat berpartai kader akan jauh berbeda ketika sebuah agenda kepartaian di daerah dihadiri langsung oleh Ketua Golkar Sulsel. Efek semangat itu yang harus dikejar. Sekali lagi kita ingin merebut, bukan sekadar mempertahankan,” tegas IAS di hadapan pengurus dan kader Golkar Sinjai, Kamis 29 Mei 2025.

IAS secara sederhana mengkalkulasi, untuk menginjak 311 kecamatan dengan durasi dua kecamatan per hari, maka hanya dibutuhkan total durasi kunjungan 155 hari selama satu periode.

IAS menilai, pola mobilitas setinggi ini sebenarnya sudah bukan pilihan bagi siapapun yang dipercaya memimpin Golkar Sulsel ke depan, melainkan sebuah keharusan.

“Termasuk saya jika mendapat amanah lewat Musda mendatang, harus siap mewujudkan mobilitas sekelas ini. Apalagi, setelah Musda Sulsel mendatang, ketua terpilih akan disambut agenda konsolidasi dan suksesi kepemimpinan partai di tingkat II sampai tingkat kecamatan, yang juga segera bergulir,” terang IAS di Kantor DPD II Golkar Sinjai.

Di kesempatan itu, IAS juga memberi gambaran pola penggalangan ideal yang ia siapkan untuk memastikan kontestasi pileg partai Golkar diisi caleg potensial menambah kursi.
Idealnya, penggalangan yang melibatkan kandidat bakal calon anggota legislatif (bacaleg) itu harus dimulai dua tahun setengah sebelum pileg 2029.

Pertengahan 2027 kandidat bacaleg diminta turun bekerja selama setahun untuk menjual diri. Setahun berikutnya, partai memotret melalui survei, lalu dikerucutkan menjadi tiga kali lipat nama dari kuota caleg.

Fase ini, para kandidat sudah perlu dibekali alat peraga dari partai. Lalu disurvei sekali lagi, untuk dikecurutkan menjadi bacaleg. Pola ini diharapkan bisa merangsang para fungsionaris DPD I dan II bekerja lebih cepat.

“Yang terpenting juga, partai membuka ruang agar para caleg yang gagal pada pileg sebelumnya untuk tidak cepat berkecil hati. Kembali berkerja lebih ceoat agar tidak seolah kembali dari nol di pileg mendatang,” tegas IAS.

IAS menyambangi Kantor Golkar Sinjai ditemani mantan Plt Ketua Golkar Sinjai, Andi Iskandar Zulkarnain Latief. Saat tiba, IAS disambut hangat pengurus Golkar Sinjai.

“Alhamdulillah kami pengurus dan kader Golkar Sinjai merasa bahagia bisa dikunjungi Pak Ilham yang menyatakan diri siap memimpin Golkar Sulsel mendatang. Kami mendoakan kejayaan Golkar bisa kembali di Sulsel mendatang,” ujar Ketua DPD II Golkar Sinjai.

Turut hadir menyambut IAS dan rombongan dalam kesempatan itu Sekretaris Golkar Sinjai, Muhammad Suyuti, Bendahara Golkar Sinjai, Muhammad Ashadi, serta Ketua Fraksi Golkar sekaligus Ketua KPPG Sinjai Andi Rusmiati. Hadir juga sejumlah pimpinan kecamatan dan kader Golkar lainnya.

Editor: Azhar

Pos terkait