Diizinkan Sekolah Tatap Muka, Diknas Takalar Tak Ingin Ambil Resiko

Kadis Pendidikan Irwan Sijaya (tengah) saat memimpin rapat. (Ist)
Kadis Pendidikan Irwan Sijaya (tengah) saat memimpin rapat. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, MAKASSAR – Lima daerah di Sulsel mendapatkan izin sekolah tatap muka di masa pandemi Covid 19. Daerah yang dibolehkan melakukan pembelajaran tatap muka usai enam bulan menjalani sekolah virtual itu yakni Luwu Utara, Barru, Bone, Takalar, dan Pinrang.

Kelima daerah ini telah ditetapkan masuk zona kuning penyebaran Covid 19. Dengan status itu, maka tingkat penularan corona dianggap tidak terlalu berbahaya. Secara nasional, pemerintah telah memberikan izin kepada 163 daerah yang masuk zona kuning untuk sekolah tatap muka.

Bacaan Lainnya

“Satgas Covid 19 telah memberikan izin kepada kita untuk sekolah tatap muka, tapi berdasarkan instruksi Pak Bupati (Syamsari Kitta- red) maka kami tidak ingin terburu buru untuk membuka sekolah jangan sampai menjadi klater baru,” kata Kadis Pendidikan Takalar Irwan Sijaya kepada wartawan, Jumat 14 Agustus 2020. 

Irwan mengatakan, posisi Takalar sangat krusial karena daerah tetangga (Gowa dan Jeneponto- red) belum ada yang dizinkan untuk membuka sekolah. Jika Takalar membuka sekolah maka akan sangat rawan terjadi penularan dan malah berpotensi menambah angka pasien positif di Butta Pangrannunagku. 

“Daerah tetangga kan belum ada yang diizinkan buka, sementara kan banyak guru kita domisilinya di Makassar dan Gowa yang masih zona merah, meskipun misalnya jika sekolah tatap muka sudah sangat dirindukan, tetapi banyak yang kita mesti pertimbangkan,” kata Irwan.

Ia mengatakan, pihaknya juga mendengar imbauan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang meminta agar tidak terburu- buru membuka sekolah. Pembukaan sekolah di saat situasi belum aman malah berpotensi membuat persoalan baru.

“Imbauan Pak Gubernur juga begitu, pembukaan sekolah bisa kita lakukan jika situasi lebih baik lagi, kita tunggu saja,” terang Irwan yang baru sepekan menjabat Kadis Pendidikan Takalar itu.  

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait