Dinkes Takalar Siapkan Puskesmas Fokus ke Layanan Promotif-Preventif

MANIFESTO, TAKALAR— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Takalar menggelar workshop di gedung PKK Takalar, Kamis- Jumat (27-28) Februari 2020.

Workshop digelar sebagai bagian dari upaya Dinkes memaksimalkan fungsi puskesmas dalam pelayanan kesehatan. Pelaksanaan workshop ini sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan saat Rakernas pekan lalu yang menjadikan puskesmas sebagai bahasan utama.

Bacaan Lainnya

“Bahasan workshop tentang upaya Dinkes menjadikan puskesmas  sebagai wahana promotif dan preventif kesehatan,” kata Plt Kepala Dinkes Takalar dr Rahmawati kepada Manifesto, Jumat 28 Februari 2020.

Rahmawati mengatakan, workshop yang diikuti oleh kepala dan pengelola program di puskesmas berlangsung selama dua hari. Workshop di hari pertama bertujuan untuk mencapai target standar pelayanan minimal (SPM) di lingkus Dinkes Takalar.

“Kegiatan ini juga ditujukan untuk pencapaian target SPM hingga 100 persen di lingkup Dinkes Takalar, kita berharap pelayanan kesehatan harus maksimal,” kata Rahmawati.

Sementara workshop di hari kedua kata Rahmawati, menekankan pada usaha untuk menjadikan puskesmas sebagai wahana promotif dan preventif yang antara lain mencakup edukasi kesehatan serta pencegahan dan deteksi dini penyakit.

“Ke depan akan mengubah konsentrasi pelayanan di puskesmas bukan hanya kuratif-rehabilitatif, tapi kembali ke fitrahnya menjadi promotif dan preventif,” kata Rahmawati.

Ia mengatakan bahwa kalau fungsi puskesmas fokus pada pelayanan kuratif dan rehabilitatif atau pengobatan maka orientasinya adalah pembayaran layanan kesehatan. Sedangkan kalau konsentrasinya lebih pada upaya promotif dan preventif, ia melanjutkan, maka orientasi puskesmas akan lebih pada keberhasilan program kerja.

“Pemerintah ingin puskesmas fokus pada upaya mencegah orang menjadi sakit, bukan hanya melayani orang yang sakit,” kata Rahmawati.

Editor: Azhar

 

Pos terkait