Direstui Kemenristek Dikti, ITP Takalar Terima Mahasiswa Baru Tahun Ini

Ketua Yayasan Global Panrita Dr. Hj. Irma Andriani saat diwawancara oleh wartawan, Kamis 3 September 2020. (Ist)
Ketua Yayasan Global Panrita Dr. Hj. Irma Andriani saat diwawancara oleh wartawan, Kamis 3 September 2020. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Institute Teknologi Pertanian (ITP) Yayasan Global Panrita Takalar secara resmi dibuka setelah kampus pertanian pertama di Takalar itu mendapat persetujuan dari Kemenristek Dikti untuk mulai dioperasikan.

Persetujuan peresmian ini disertai dengan validasi 3 dari 4 program studi untuk dibuka pada tahun ajaran baru 2020 ini. Masing-masing prodi yakni Ilmu dan Nutrisi Pakan Ternak, Manajemen Sumberdaya Perairan, dan Busines Digital.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, ITP Global Panrita sudah resmi mendapat SK peresmian dan mulai sekarang kita sudah melakukan sosialisasi ke seluruh masyarakat baik secara online maupun melalui brosur dan flyer,” ujar Ketua Yayasan Global Panrita  Dr. Hj. Irma Andriani kepada Manifesto, Kamis 3 September 2020.

Dengan persetujuan Kemenristik Dikti itu maka, kampus yang berlokasi di Desa Sawakung, Kecamatan Galesong Selatan, Takalar itu akan menerima mahasiswa baru mulai tahun ajaran 2020- 2021 ini. “Kami sudah membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2020 secara online,” terang Irma yang juga dosen di Universitas Hasanuddin itu.

ITP Global Panrita dibangun dengan jurusan rumpun pertanian karena Indonesia secara umum merupakan negara agraris dan  khususnya Takalar yang didominasi oleh sektor pertanian sehingga kehadiran ITP ini menjawab kebutuhan pengembangan pertanian.

“Salah satu  prodi yang dibuka yakni Busines Digital secara khusus mengingat saat ini memasuki era 4.0 dimana semuanya berbasis digital sehingga ini sangat  dibutuhkan kedepannya,” jelas Irma.

Adapun tenaga pengajar di ITP Global Panrita pada tahun ajaran baru, selain berasal dari kalangan akademisi juga berasal dari kalangan profesional untuk mencetak lulusan yang berdaya saing unggul dan mampu bersaing di dunia kerja.

Irma pun telah menyiapkan langkah-langkah untuk pengembangan ITP dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya tenaga pendidik, serta melakukan kolaborasi dengan semua mitra yang sebelumnya telah terjalin komunikasi. Di antaraya balai penelitian, termasuk pemerintah daerah Takalar dan pemda lain yang juga memiliki tujuan yang sama.

“Terutama mitra kami Pemkab Takalar karena pendirian ITP ini dilatarbelakangi karena kita ingin menghasilkan SDM yang berkualitas untuk proses pembangunan di Takalar,” ujarnya.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait