MANIFESTO.com, JAKARTA – Gusti Randa ditunjuk sebagai Plt Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia per tanggal 19 Maret 2019. Penunjukan Anggota Komite Eksekutif PSSI setelah Joko Driyono yang menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PSSI pada kongres tahunan Januari lalu juga mengikuti jejak Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri
Gusti Randa akan menjadi suksesor Joko Driyono hingga Kongres Luar Biasa digelar. Pria kelahiran Jakarta, 15 Agustus 1965 tersebut mengaku sudah menyusunkan sejumlah program untuk menjalankan roda organisasi. “Setidaknya sudah ada 3 program kerja terdekat yang saya siapkan untuk kemajuan PSSI,” ujarnya.
Pengacara dan mantan aktor itu pada Kamis, (21/3) bakal mengadakan rapat dengan para Exco PSSI. “Saya akan memastikan kegiatan organisasi PSSI dari kesekjenan terus berjalan. Lalu memastikan program-program yang diputuskan pada Kongres PSSI,” katanya.
Selain itu ia juga memastikan Liga 1 tetap berjalan, Timnas Indonesia segala jenjang berjalan. Lalu Garuda Select yang di Inggris tetap berjalan. Lalu ada youth development tetap berjalan. Masalah perwasitan segala macam harus berjalan. Semuanya. Memastikan tahapan-tahapan KLB supaya ada percepatannya. “Insya Allah semua akan berjalan sambil menunggu arahan dari FIFA,” janjinya.
Gusti Randa secara tegas akan mereformasi dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang mendera PSSI termasuk persoalan pengaturan skor. “Tidak ada ada toleransi soal itu. Jadi, mudah-mudahan saat 8 Mei, Liga 1 mulai, kami memulai sesuatu setelah mengevaluasi kelemahan sebelumnya. Kami sudah memanggil PT LIB, memohon ada perubahan yang signifikan khususnya di bidang perwasitan. Jangan sampai ada lagi wasit yang bermasalah,” pungkasnya.


