MANIFESTO, MAKASSAR- Golkar Sulsel mendukung full Airlangga Hartarto untuk kembali menjadi ketua umum DPP Partai Golkar peeiode 2024- 2029.
Bahkan, 24 DPD Golkar se Sulsel sudah menggelar ralat pleno. Hasilnya, semua mendukung Airlangga kembali menjadi ketua umum. Tak ada satu DPD yang mengusulkan nama lain dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.
“Dukungan 24 DPD bulat untuk pak Airlangga, tak ada nama lain dan ini sudah menjadi hasil pleno masing- masing DPD Golkar se Sulsel,” kata Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Rahman Pina kepada wartawan, Sabtu 16 Maret 2024.
Rahman Pina yang juga Ketua Fraksi Golkar Sulsel itu mengaku jika surat dukungan semua DPD ll dan DPD 1 Golkar Sulsel telah dibawa oleh ketua DPD 1 Golkar Sulsel, Taufan Pawe dalam silaturrahmi pengurus DPP dan seluruh ketua DPD 1 Partai Golkar di Nusa Dua, Bali yang dirangkaian buka puasa bersama, Jumat 15 Maret 2024 kemarin.
“Surat dukungan semua DPD II dan DPD I telah dibawa oleh pak Ketua (Taufan Pawe) dan telah diserahkan langsung dalam silaturahmi pengurus DPP dan ketua- ketua DPD I seluruh Indonesia di Bali,” terang Rahman Pina.
Ia menegaskan ada sejumlah alasan sehingga Golkar Sulsel bulat mendukung Airlangga Hartarto. Airlangga dinilai mampu mengembalikan kejayaan partai beringin. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu pun dinilai sebagai aktor di balik kesuksesan Partai Golkar di Pemilu 2024.
Suara Partai Golkar meningkat drastis dari hanya 12 persen di Pemilu 2019 menjadi 15 persen lebih. Kursi Partai Golkar pun naik siginifikan dari hanya 85 kursi kini di atas 100 kursi. Bahkan, Golkar berpeluang menjadi peraih kursi terbanyak di DPR dan berhak menduduki kursi Ketua DPR RI.
“Ini kali pertama Partai Golkar meraih sukses besar di Pemilu pasca kepemimpinan Pak Akbar Tanjung di tahun 2004. Artinya di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, Golkar kembali berjaya,” sambung Rahman Pina.
Ia menegaskan, tidak mudah melakukan pencapaian seperti yang ditorehkan Airlangga Hartarto. Kepiawaian membangun soliditas partai dan menempatkan kader- kader andal di Pileg susah ditemukan gantinya.
Editor: Rahmat



