MANIFESTO.com, MAKASSAR — Ketua Komisi A DPRD Makassar Abdi Asmara dan Wakil Ketua Komisi A Abdul Wahab Tahir kembali beraktivitas di DPRD Makassar pasca Pemilu 17 April 2019 lalu.
Ini berbeda dengan anggota dewan lain yang fokus berjuang untuk terpilih kembali sebagai wakil rakyat di Makassar. Dalam pantauan, sebagian besar caleg masih berjuang mengumpulkan hasil resmi perhitungan di TPS alias C1.
Abdi juga adalah caleg petahana Demokrat di dapil Tamalanrea dan Biringkanaya. Sedangkan, Wahab kembali bertarung di dapil Tallo, Ujung Tanah, Sangkarrang, Bontoala, dan Wajo lewat Partai Golkar.
Abdi Asmara dan Wahab Tahir terlihat memimpin rapat Pansus tentang gambaran umum LKPJ Walikota tahun 2014-2019 oleh Bappeda.
“Ini kewajiban sebagai legislator dinda, karena waktu sangat singkat dan terbatas sehingga pansus LKPj harus tetap berjalan meski saat ini kita sebagai caleg masih sibuk pasca pileg,” kata Abdi Asmara usai memimpin rapat pansus kepada wartawan, Jumat 19 April 2019.
Ia mengatakan, Pansus LKPj Walikota harus menyelesaikan tugasnya dalam beberapa hari kedepan. Pasalnya, masa jabatan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal akan berakhir 8 Mei 2019 mendatang.
“Besok lanjut rapat intern pansus bersama tenaga ahli untuk membahas LKPJ Walikota,” kata Abdi Asmara.
Terkait hasil Pileg, Abdi mengaku, sejauh ini, timnya masih berjuang mengumpulkan semua data perolehan suara. Namun sejauh ini kata dia, perolehan suara yang diterima cukup menggembirakan.
“Doakan dinda, semoga masih diamanahkan untuk duduk kembali,” harap Ketua Fraksi Demokrat itu.
Sementara Wahab menegaskan, meski fokus berjuang untuk duduk kembali di DPRD Makassar, ia tidak boleh melupakan tugasnya sebagai anggota dewan. “Ini kewajiban sebagai wakil rakyat sehingga kita tetap wajib rapat, sudah ini kita harus cepat kembali ke posko bertemu tim dinda,” ungkap Sekretaris Golkar Makassar itu.
Meski diunggulkan terpilih kembali, Wahab enggan jumawa. “Doakan dinda,” kata Wahab.
Editor: Azhar


