MANIFESTO, MAKASSAR – Periode 2024-2029 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kini diisi oleh banyak wajah baru. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Eshin Usami Nur Rahman, yang berhasil menjadi anggota DPRD termuda pada periode ini.
Politisi muda ini lahir pada 11 Desember 2001 dan baru akan berusia 23 tahun. Eshin, yang berlatar belakang sebagai seorang dokter gigi, maju dari Partai Golkar dan berhasil meraih 7.558 suara pribadi di daerah pemilihan (Dapil) 2, yang meliputi Kecamatan Panakkukang dan Manggala.
Yang membuat kemenangan Eshin semakin istimewa adalah keberhasilannya mengungguli petahana, Wakil Ketua III DPRD Makassar, Andi Nurhaldin Nurdin Halid, yang hanya memperoleh 6.323 suara. Eshin, yang merupakan generasi Z, juga dikenal sebagai putri dari politisi Golkar dan anggota DPRD Sulawesi Selatan, Rahman Pina.
Misi Kemanusiaan dan Keterlibatan di Dunia Politik
Sebelum terjun ke dunia politik, Eshin menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (Unhas).
Dengan latar belakang medis, ia membawa misi kemanusiaan dalam kiprahnya sebagai legislator, berkomitmen untuk memperjuangkan kepentingan konstituennya.
Selain Eshin, caleg muda lainnya dari DPRD Makassar adalah Muh. Fayid Rayendra dari Partai Gerindra, yang lahir pada September 2001, hanya terpaut dua bulan lebih tua dari Eshin. Fayid merupakan putra Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin.
Di sisi lain, caleg tertua yang terpilih untuk DPRD Makassar adalah Sangkala Sadiko dari Partai Amanat Nasional (PAN), yang kini berusia 62 tahun.
Pertarungan Sengit di Dapil 4 Makassar
Keberhasilan Eshin Usami Nur Rahman dalam pemilu ini tidak lepas dari persaingan sengit di Dapil 4 Makassar.
Sebagai pendatang baru, ia berhasil mengalahkan sejumlah caleg petahana dari berbagai partai, termasuk Andi Nurhaldin Halid yang merupakan Wakil Ketua III DPRD Makassar dan juga kompatriot Eshin sesama caleg Golkar di dapil yang sama.
Merujuk pada form D1 hasil KPU Makassar yang dirilis pada Sabtu (9/3/2024), Eshin unggul dengan 7.558 suara, mengalahkan Nurhaldin Halid yang mengantongi 6.323 suara. Eshin juga berhasil menyingkirkan Adi Rasyid Ali dari Partai Demokrat, yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Makassar dan gagal terpilih dalam Pemilu 2024.
Melanjutkan Estafet Kepemimpinan Sang Ayah
Terpilihnya Eshin sebagai legislator termuda juga dianggap sebagai estafet kepemimpinan dari sang ayah, Rahman Pina, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPRD Makassar selama 10 tahun, dari 2009 hingga 2019. Rahman Pina kini kembali terpilih sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan mewakili Dapil Makassar B.
Dalam sebuah unggahan di Instagram, Rahman Pina mengenang saat dirinya pertama kali terpilih sebagai anggota dewan, ketika itu Eshin masih duduk di taman kanak-kanak.
“Ia belum mengerti hingar bingar dunia politik. Tapi 15 tahun kemudian, sudah ikut kontestasi Pemilu 2024. Alhamdulillah, terpilih,” ujar Rahman Pina, Senin 9 September 2024.
Eshin kini telah dilantik sebagai anggota DPRD Makassar dan siap untuk menjalankan tugasnya di komisi manapun sesuai arahan.
“Saya siap ditempatkan di komisi apapun, karena kalau berharap pada satu komisi dan ternyata tidak sesuai, takutnya saya tidak maksimal,” ungkap Eshin dengan wajah bahagia usai pelantikan.
Potensi Besar di Usia Muda
Di usianya yang sangat muda, Eshin diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Makassar, khususnya di Dapil 2. Dengan semangat dan visi kemanusiaannya, Eshin Usami Nur Rahman siap menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dan berkontribusi pada pembangunan kota.
Dengan latar belakang medis dan dukungan dari keluarganya yang sudah lama berkiprah di dunia politik, Eshin memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu figur penting dalam dunia politik Makassar di masa mendatang.
Editor: Rahmat



