MANIFESTO, MAKASSAR – Koalisi Nasdem dengan Gerindra sudah cukup untuk mengantarkan pasangan Moh Ramdhan Pomanto – Fatmawati Rusdi (Danny- Fatma) di Pilwali Makassar. Meski demikian, Nasdem tetap membuka peluang bagi parpol lain untuk bergabung dalam koalisi.
Sekretaris DPD Nasdem Kota Makassar, Ari Ashari Ilham mengungkapkan, partainya tidak menutup komunikasi dan peluang berkoalisi dengan partai-partai yang hingga hari ini belum menentukan usungan. Sejumlah partai yang diketahui masih dalam penjajakan jagoan yang bakal didorong, misalnya saja Pertai Demokrat dan PPP.
“Komunikasi dengan semua partai yang belum menentukan calon sangat baik dan intens. Saya rasa semua partai akan mengusung calon yang berpotensi besar menang. Dan Pak Danny (Moh Ramdhan Pomanto) di beberapa survei selalu paling teratas,” kata Ari Ashari ditemui di Gedung DPRD Makassar, Jumat 3 Juli 2020.
Hal tersebut terlihat dengan dibangunnya koalisi bersama Gerindra. Ari menerangkan jauh sebelum Pilwali ini, hubungan Nasdem-Gerindra sudah sangat dekat dan terjalin baik.
“Dengan adanya kesamaan dukungan ini kami akan semakin dekat dan memasifkan pemenangan ini,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan kader Gerindra, Kasrudi. Dengan dikeluarkan surat resmi rekomendasi terhadap Danny-Fatma, maka seluruh kader di tingkat DPD dan DPC akan tegak lurus dengan instruksi partai.
“Sebagai kader harus ikut dan patuh pada titah partai apalagi ditandatangani Ketum, jadi kami wajib mengikuti titah itu,” tegas Kasrudi.
Kasrudi pun menilai arah dukungan tersebut sudah sah dan kuat. Besar kemungkinan tidak akan berubah apalagi surat tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Prabowo Subianto.
“Kami siap Berjuang memenangkan Danny-Fatma. Sulit arah dukungan ini berubah. Apalagi tandatangannya langsung dari Ketua Umum Prabowo Subianto,” pungkasnya.
Penulis: Fadli Ramadhan



