Hadiri HUT PGRI, Ini Pesan Bupati Takalar

Bupati Takalar Syamsari Kitta menghadiri HUT PGRI, Selasa 21 Desember 2021 sore. (Ist)
judul gambar

MANIFESTO, TAKALAR– Bupati Takalar Syamsari Kitta menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2021 dan HUT Ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dengan tema “Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan”, turut hadir kepala diknas pendidikan, Irwan dan Kadis pemuda dan olahraga, Darwis. Acara tersebut dipusatkan di kantor PGRI Takalar, Kecamatan Pattallasang, Selasa (21/12/2021) sore.

Dalam sambutannya, Syamsari merasa bersyukur dapat berkumpul dan bertemu dengan para pendidik dan pengurus PGRI se-Takalar. Ia juga menyampaikan terkait tantangan guru ke depan yang semakin berat sehingga menurutnya di butuhkan organisasi PGRI yang menjadi wadah untuk melahirkan pendidik yang profesional, adaptif, dan inovatif

Bacaan Lainnya

“Saya bersyukur berada di antara para guru. Profesi yang sangat mulia, para pendidik anak-anak masa depan. Kedepan PGRI harus menjadi organisasi yang menjadi wadah lahirnya pendidik yang profesional, adaptif, dan inovatif ,” ujarnya

“Guru hari ini sangat jauh berbeda dengan guru kita dimasa lalu, klau sekarang selain profesional, guru harus adaptif dan inovatif. Kenapa? Karena kita telah masuk pada era digital, kondisi yang membutuhkan kemampuan untuk membaca kondisi dan mengesplorasikannya di dunia digital.”

Syamsari pun menceritakan terkait kondisi perkembangan dunia pendidikan saat ini, dan mencontohkan salah satu negara yang berkembang seperti Jepang, yang telah berhasil menciptakan negara yang memiliki nilai jual di kancah internasional. Menurutnya keberhasilan dari negeri Sakura itu karena masyarakatnya sangat adaktif dan inovatif .

Alumni IPB  (Institut Pertanian Bogor ) itu juga berharap PGRI bisa menjadi organisasi profesi yang memberika perlindungan  kepada para anggotanya serta menampung semua karya inovasi dari guru- guru yang memiliki bakat menulis, sehingga karyanya mampu diakses didunia maya.

“PGRI ini harus menjadi organisasi yang memberikan perlindungan, mengadvokasi anggotanya. Selain itu, PGRI bisa menampung karya dari guru- guru yang memiliki bakat menulis. Kalau bisa tersimpan di gedung ini atau dibuatkan website sehingga bisa di lihat didunia nyata dan diakses di dunia maya,” ujarnya tersenyum

Sementara ketua PGRI, H. Muh. Ali, dalam sambutannya sangat bersyukur atas kedatangan Bupati Takalar pada acara yang diselenggarakan tiap tahunnya itu. Baginya ini adalah bukti kecintaan dan perhatian pemerintah Takalar

“Kita patut bersyukur atas kedatangan pak Bupati di acara ini, ini adalah bukti kecintaan dan perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan,” kata Ali.

Dalam kesempatan ini H.ali  selaku ketua PGRI dan penanggung jawab kegiatan melaporkan kepada Bupati Takalar terkait progres kegiatan selama setahun ini. Intinya kata H.Ali, Persatuan Guru Republik Indonesia siap medukung semua program pemerintah. Termasuk percepatan vaksinasi Covid 19 untuk mencapai 70 persen Heard Imunity.

Editor: Azhar

judul gambarjudul gambar

Pos terkait