MANIFESTO, TAKALAR– Pengajuan hak angket DPRD Takalar kepada Bupati Takalar Syamsari Kitta perlahan meredup pasca mayoritas legislator menarik diri. Fraksi Nasdem, PAN, dan Gerindra dengan tegas menolak bergabung dalam pengajuan hak angket yang dinilai tidak berdasar itu.
Ketua DPRD Darwis Sijaya dan Bupati Takalar pun mulai terlihat akrab dan tampil bersama di depan publik. Dalam acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang digelar di Kodim 1426 Takalar, Senin 5 Oktober 2020, Bupati terekam gambar sedang menyilahkan Darwis Sijaya memotong dan makan nasi tumpeng yang disiapkan oleh Kodim.
Keduanya pun terlihat sesekali mengumbar senyum kemesraan. Tak Nampak ada aura permusuhan dari Syamsari, meski empat hari lalu, DPRD Takalar barus saja melayangkan hak interpelasi terhadap kepemimpinan Bupati Takalar.
“Itu dinamika biasa, interpelasi dan angket itu hak melekat bagi anggota DPRD, kalau dijalankan itu dinamika di sana dan itu bagian dari tugas mereka, tapi saya dengan Pak Ketua DPRD baik- baik saja, kita tadi makan bareng bersama Pak Dandim dan Pak Wabup,” kata Syamsari usai mengikuti perayaan HUT TNI di Kodim Takalar itu. 
Ia pun meminta dalam perayaan HUT TNI itu agar hubungan antara TNI- Polri dan Pemda tetap dijaga dan berjalan dengan baik. Selama ini, komunikasi antara TNI- Polri sudah baik maka harus selalu dijaga agar situasi keamanan di Takalar bisa tetap terkendali.
“Mari kita bangun Takalar ini bersama- sama, hubungan baik selama ini antara TNI- POlri dan Pemda harus kita jaga dan tingkatkan,” pinta mantan anggota DPRD Sulsel dua periode itu.
Selain Bupati dan Ketua DPRD, hadir dalam perayaan HUT TNI itu, di antaranya, Wabup Achmad Sere, Kapolres Takalar AKBP Beny Murjayanto, Kajari Syafril, Ketua PN Takalar Arwana,dan Plh Sekda Takalar Rahmasyah Lantara.
Sementara Dandim 1426 Takalar Letkol Czi Catur Witanto dalam sambutannya mengatakan, dengan memperingati HUT TNI bisa menjadi momentum untuk meningkatkan lagi disiplin dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. TNI kata dia, harus bersama sama dengan Polri dan Pemda menjadi contoh bagi masyarakatTakalar.
“Ini momentum bagi TNI untuk lebih dalam sikap dan prilaku dan tindakan serta semangat pengabdian dalam mengembang tugas yang semakin berat dan sangat kompleks,” kata Catur.
Ia pun berharap hubungan harmonis yang selama ini sudah terbina dengan baik dengan Pemda dan Polri bisa dipertahankan. Hubungan ini membuktikan bahwa TNI dan Polri dan pemerintah daerah mampu mengatasi berbagai kendala yang dapat mengancam stabilitas keamanan di wilayah Takalar.
“TNI- Polri dan Pemda dan komponen masyarakat lainnya mampu menciptakan kedamaian dan mengembangkan kesejahteraan masyarakat dalam membangun di daerah Takalar, ini kita harus pertahankan,” tegas perwira menengah itu.
Editor: Azhar



