IAS dan Bupati Gowa Duet Nyanyi, Ada Optimisme di Pelantikan Pengurus PAPPRI

Ilham Arief Sirajuddin dan Bupati Gowa Husniah Talenrang nyanyi bareng di Malino, Minggu 29 Juni 2025. (Ist)

MANIFESTO, MALINO— Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (DPC PAPPRI) Gowa menghadirkan optimisme. Bukan hanya terkait masa depan mereka yang bergelut di bidang ini, tapi juga untuk pelestarian musik tradisional dan pengembangan musik modern di Gowa dan Sulsel secara umum.

Sitti Husniah Talenrang, tokoh perempuan Sulsel yang baru saja dikukuhkan sebagai Ketua DPC PAPPRI Gowa menegaskan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan pelantikan pengurus bukan hanya agenda organisasi, tapi momentum strategis untuk memperkuat peran PAPPRI dalam membangun ekosistem musik yang sehat, inklusif, dan berdaya saing.

Bacaan Lainnya

Menurut Bupati Gowa itu, musik adalah bahasa universal yang menyatukan perbedaan, memperkuat identitas budaya, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan karakter bangsa.

“Di Kabupaten Gowa, kita memiliki kekayaan budaya dan talenta musik yang luar biasa. Karenanya, saya berharap PAPPRI Gowa dapat menjadi motor penggerak dalam pelestarian musik tradisional sekaligus pengembangan musik modern yang berakar pada nilai-nilai lokal,” katanya di Hotel Celebes, Malino, Sabtu, 28 Juni 2025, malam.

Pemerintah Kabupaten Gowa kata dia akan terus mendukung DPD PAPPRI Sulsel, di antaranya dengan mendorong musisi lokal untuk berkarya, melestarikan musik tradisional melalui program edukasi dan sosialisasi, terutama di kalangan pelajar serta membangun ekosistem musik berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Gowa juga akan terus mendukung ruang-ruang ekspresi seni seperti ini. Mari kita jadikan sinergi antara pemerintah dan komunitas seni sebagai kekuatan untuk membangun Kabupaten Gowa yang lebih kreatif, berbudaya, dan berdaya saing,” ajaknya.

Menurutnya, PAPPRI ke depannya dapat menjalin hubungan kolaboratif lebih jauh dengan pemerintah. Beberapa bentuk sinergi yang dilakukan antara lain adalah pelestarian musim tradisional daerah di mana pemerintah dapat menggandeng PAPPRI untuk mengangkat musim tradisional sebagai identitas budaya.

Bentuk kolaborasi lainnya adalah pemberdayaan musisi lokal di mana PAPPRI dapat membantu melindungi hak cipta dan karya musisi daerah agar tidak dibajak, serta mendorong regulasi perlindungan kekayaan intelektual di tingkat daerah.

“Pemerintah daerah juga dapat mendukung program-program PAPPRI seperti festival musik daerah, pelatihan bagi seniman muda dan sebagainya. Ini tentunya sejalan dengan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya,” jelasnya.

Ia pun punya keyakinan bahwa kolaborasi ini akan berdampak bagus. “Semua bentuk kolaborasi ini kita harapkan dapat membantu percepatan pembangunan daerah, utamanya di sektor pelestarian seni dan budaya kita di Kabupaten Gowa,” tandasnya.

Sementara itu, rangkaian acara pengukuhan dan Rakerda PAPPRI di Malino diisi dengan hiburan berkelas. Deretan artis top Sulsel di antaranya Dian Ekawaty dan Udin Leaders, serta sejumlah penyanyi lokal lainnya tampil memeriahkan acara ini.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD PAPPRI Sulsel, Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Sitti Husniah Talenrang juga unjuk kebolehan bernyanyi. Mereka berduet menyanyikan lagu Minasa Riboritta.

Udin Leaders dan Dian Ekawaty bergantian menemani mereka di atas panggung.

Di sela-sela acara itu, IAS dan Sitti Husniah Talenrang tampak berdiskusi dengan akrab dan sesekali tertawa bersama.

Editor: Azhar

Pos terkait