Ikut Berduka, Bupati Takalar Minta Pengungsi Wamena Ditangani Maksimal

MANIFESTO.ID, MAKASSAR-Bupati Takalar Syamsari Kitta meminta semua pihak menangani dan merawat puluhan pengungsi asal Takalar dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Syamsari pun mengucapkan belasungkawa dan duka mendalam atas kejadian di Wamena. Apalagi, kejadian itu mengakibatkan dua warga Takalar meninggal.

Bacaan Lainnya

“Kita berduka atas apa yang menimpa saudara kita di Wamena, Papua. Saya sudah meminta Dinkes, Dinsos, dan RSUD untuk menangani dengan baik semua pengungsi,” pinta Syamsari.

Ia pun memastikan semua kebutuhan pengungsi terpenuhi sebelum diantar ke rumah masing- masing. Jika ada yang sakit, Syamsari telah memerintahkan kepada RSUD untuk merawat secara maksimal.

“Semua pengungsi harus terlayani dengan baik, jangan sampai ada keluhan,” harap Syamsari.

Untuk korban yang meninggal, Syamsari mengatakan, pihaknya akan menyerahkan bantuan kepada keluarga korban. Diketahui, dua warga Takalar meninggal saat kerusuhan di Wamena dua pekan lalu.

“Bagi warga yang meninggal, kita akan berikan santunan,” terang dia.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Takalar menjemput puluhan pengungsi asal Takalar dari Wamena, Papua di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Selasa 15 Oktober 2019.

Jumlah pengungsi asal Takalar dari Wamena 77 orang. 37 orang tiba siang, Selasa 15 Oktober 2019. Sementara 40 pengungsi bakal berlabuh malam ini.

“37 pengungsi sudah kita rawat di Takalar sebelum kita antar pulang ke rumah masing- masing, kita periksa kondisi kesehatan mereka dalam keadaan baik,” kata Kepala Dinas Kesehatan Takalar dr Nilal Fauziah kepada wartawan, Selasa 15 Oktober 2019.

Sementara, Pemkab Takalar menjemput 40 pengungsi yang tiba di Pelabuhan malam ini. Pemkab Takalar telah menyiapkan penampungan untuk pemeriksaan sebelum dipulangkan ke rumah masing- masing.

“Saat ini tim sudah menjemput di Pelabuhan, Insyaallah semua pengungsi malam ini sudah tiba di Takalar, kalau ada yang sakit maka pihak kami sudah siapkan penanganan cepat,” kata Nilal.

Editor: Azhar

Pos terkait