Ini Penyebab Ratusan Penumpang Telantar di Bandara Soetta

MANIFESTO.ID, JAKARTA- Ratusan penumpang yang baru landing (mendarat) di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, telantar pada Kamis 2 Desember 2020 dini hari. Mereka telantar akibat tidak ada kendaraan umum di bandara.

Salah seorang penumpang yang baru landing, Ainun, mengatakan ia mendarat sekitar pukul 00.30 WIB. Namun, hingga pukul 02.00 WIB, ia masih berada di bandara karena tak ada transportasi umum seperti bus dan taksi.

Bacaan Lainnya

“Taksi jarang, bus Damri sudah tidak ada,” kata Ainun saat dihubungi.

Ainun mengatakan ada sekitar ratusan penumpang yang masih telantar karena masalah ini. Ainun yang baru mendarat dari Semarang menuturkan antrean penumpang sudah padat sejak ia jalan dari terminal 2.

“Sepanjang terminal 2 antrean taksi reguler maupun premium panjang banget. Aku tadi jalan dari terminal 2D sampai 2F semua antrean panjang,” ucapnya. Selain itu, Ainun mengatakan seluruh bangku tempat tunggu dipenuhi oleh penumpang yang menunggu transportasi umum. Termasuk beberapa kafe yang masih buka.

“Kursi-kursi buat nunggu penuh. Resto-resto yang masih buka penuh,” jelasnya.

Ia menuturkan, salah satu perusahaan taksi Blue Bird memberikan bantuan armada bus sebagai transportasi umum untuk mengantar penumpang pulang. Namun jumlahnya kurang.

“Ada bantuan dua bus dari Blue Bird tadi,” ujarnya.

Ainun mengatakan, seharusnya ia turun di Bandara Halim Perdanakusuma. Namun karena Bandara Halim sempat ditutup akibat banjir, maka tujuannya digeser jadi ke Bandara Soetta.

“Kan aku harusnya landing di Halim, tapi aku dipindahkan ke sini (Soetta),” tutupnya.

Sumber: Kumparan 

Pos terkait