Inovasi sebagai Ruh Perubahan

judul gambar

Kota Pittsburgh di negara bagian Pennsylvania adalah kota tempat industri baja pernah berjaya. Sejak tahun 1815, kota ini telah memproduksi besi, kuningan, timah dan produk gelas. Pada tahun 1911, Pittsburgh memproduksi separuh dari total produksi baja di Amerika Serikat.

Industri ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Tenaga kerjanya bukan hanya dari dalam AS saja tapi juga dari berbagai kawasan seperti dari Eropa, Amerika Latin dan Asia Afrika. 

Bacaan Lainnya

Seiring berjalannya waktu, industri ini mengalami kemunduran setelah Perang Dunia II. Modernisasi peralatan produksi, alasan lingkungan dan persaingan dengan pasar internasional terutama dari Jepang dan Jerman, menjadi alasan utamanya.

Banyak orang berpindah mencari penghidupan baru yang membuat industri baja di Pittsburgh benar-benar berhenti pada tahun 1980-an.

Mereka mencari alternatif, Stakeholder di Pittsburgh bangkit dari kelesuan ekonomi itu, mencari alternatif solusi untuk bertahan hidup. Dua universitas kelas dunia di kota ini, yaitu University of Pittsburgh dan Carnegie Mellon University yang sebelumnya ‘memproduksi’ lulusan untuk mendukung industri baja mau tidak mau harus ikut terlibat.

Kedua universitas tersebut pun memperbaharui identitas mereka bukan hanya sebagai pusat riset dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga kesehatan, perbankan dan pariwisata. Dua rumah sakit di kota ini, yaitu University of Pittsburgh Medical Center (UPMC) dan West Penn Allegheny Health System masing-masing menyerap tenaga kerja sebanyak 26.000 dan 13.000 orang.

Setiap tahun, puluhan ribu calon mahasiswa dari seluruh dunia mendaftarkan diri pada jurusan kedokteran, keperawatan dan farmasi di University of Pittsburgh. Tidak hanya itu, saking mandirinya UMPC menjadi salah satu sponsor bagi pertandingan olah raga Hockey, UPMC terpampang di layar lebar Lapangan olahraga Hockey Pittsburgh.

Demikianlah kota Pittsburgh berubah dari pusat produksi baja terbesar di dunia menjadi kota rujukan dalam bidang kesehatan. Hari ini, Pittsburgh tumbuh sebagai kota modern dengan biaya hidup rendah, infrastruktur dan fasilitas publik yang lengkap. Pittsburgh juga meraih berbagai penghargaan sebagai salah satu kota paling layak huni di dunia.

Inovasi telah mengubah keterpurukan menjadi sebuah kebangkitan. Inovasi berbasis teknologi di Pittsburgh telah membawa kota tersebut hidup kembali. Pittsburgh adalah contoh kecil dari gandrungnya orang AS mencari dan menerapkan inovasi.

Di bagian lain di AS, ada Silicon Valley di California telah menjadi pusat inovasi industri IT. Raksasa teknologi seperti Apple, Google, Facebook hingga Tesla dan ribuan perusahaan IT kelas dunia bermarkas di sana. Demikian pula Hollywood yang juga terletak di California telah lama menjadi pusat industri film dunia.

Inovasi juga telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pelaksanaan tata kelola pemerintahan di AS. Beberapa negara bagian di AS misalnya, telah menggunakan electronic voting atau pencoblosan secara elektronik dalam berbagai pemilihan. Berbagai urusan pemerintahan juga lebih memanfaatkan teknologi seperti email dan fasilitas penyimpanan cloud.

Namun ada hal penting pada proses tata kelola pemerintahan di AS, yaitu inovasi selalu lahir dari proses evaluasi mendalam. Mereka tidak hanya sibuk menyerap aspirasi seperti kesibukan Musrembang di negeri kita, tapi kesibukan yang sama dilakukan untuk proses evaluasi. Sebanding antara proses perencanaan dan proses evaluasi.

Pada program IVLP yang kami ikuti saja, panitia memberitahukan bahwa kami harus mengisi formulir evaluasi elektronik terkait program yang kami ikuti selama di AS. Itu telah menjadi standar di AS untuk menjamin perbaikan terus menerus.

Evaluasi secara baik dan profesional perlu dicontoh dan dijadikan kebiasaan dan standar dalam tata kelola pemerintahan. Jika semua program dievaluasi secara baik dan professional, maka kita bisa mengetahui kekurangan dari setiap program yang dijalankan. Dengan cara ini, kita bisa memilih inovasi yang dibutuhkan.

SYAMSARI, Bupati Takalar – Peserta International Visitor Leadership Program di AS

judul gambarjudul gambar

Pos terkait