Intensif Tenaga Medis Urung Dicairkan, Ini Reaksi Politisi Perindo Makassar

  • Whatsapp
Dana Insentif tenaga kesehatan urung dicairkan, meski meski masa pandemi telah berlangsung lima bulan. (Ilustrasi Int)
Dana Insentif tenaga kesehatan urung dicairkan, meski meski masa pandemi telah berlangsung lima bulan. (Ilustrasi Int)

MANIFESTO, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar Syamsuddin Raga mendesak pemerintah pusat segera mencairkan dana insentif tenaga medis dan tenaga kesehatan penanganan covid-19.

Dana insentif yang diperuntukkan untuk menjaga semangat tenaga kesehatan dan tenaga medis tetap terjaga selama masa pandemic. Namun, sejauh ini anggaran yang dijanjikan oleh Presiden Jokowi tak kunjung dicairkan. 

Bacaan Lainnya

“Kalau memang itu sudah dijanjikan harus dipenuhi. Kasihan tenaga kesehatan dan tenaga medis yang bekerja siang dan malam jika haknya tak diberikan,” tegas Syamsuddin Raga di Gedung DPRD Kota Makassar, Selasa 7 Juli 2020.

Desakan itu bukan tanpa alasan, Syamsuddin mengatakan, selain resiko pertaruhan nyawa yang dihadapi paramedic, juga alokasi anggaran yang memang disiapkan untuk penanganan Covid 19 cukup besar.

“Tidak ada asalan untuk itu karena anggarannya cukup besar, maka sampai saat ini kami minta pertanggungjawabannya, tapi ini ranah Pemerintah Pusat,” ungkap politisi Perindo itu.

Syamsuddin justru khawatir terjadi persekongkolan pihak tertentu sehingga dana ini tak kunjung dicairkan. “Yang kami takuti adanya persekongkolan untuk memperlambat pembayaran. Karena otomatis kebijakan yang dibuat oleh Dinkes pasti dari kementerian ataupun Presiden,” kata Syamsuddin.

Penulis: Fadli Ramadhan